Naik Kereta di Masa Pandemi - Radarhijau

Zero Waste, Health, Science, Movie, Business and Tips!

Latest Update
Fetching data...

Friday, November 5, 2021

Naik Kereta di Masa Pandemi

Naik Kereta di Masa Pandemi


Di masa pandemi ini mungkin banyak sekali teman-teman yang sedang mencari informasi bagaimana syarat administrasi yang harus dipenuhi saat berpergian jauh, salah satunya yaitu saat kita ingin pergi jarak jauh menggunakan fasilitas kereta api. Kalian tepat sekali membaca artikel ini karena di artikel ini saya akan berbagi pengalaman saya saat pergi ke luar kota menggunakan kereta api.

Di Bulan Oktober 2021 saya diharuskan untuk pergi ke Semarang untuk keperluan bisnis. Adapun lokasi saya saat itu berada di Cikarang Kabupaten Bekasi. Saya memesan tiket perjalanan kereta api dari stasiun Gambir (Jakarta) menuju stasiun Tawang (Semarang) Saya naik kereta eksekutif argo Bromo Anggrek.

Persyaratan saat naik kereta api jarak jauh yaitu kita diwajibkan untuk membawa persyaratan tambahan berupa surat hasil tes antigen (berlaku 24 jam) atau bisa juga membawa surat hasil tes PCR (berlaku 48 jam). Kalian bisa melakukan tes antigen/PCR di klinik terdekat atau pun kalian bisa menggunakan jasa tes antigen yang sudah disediakan oleh pihak KAI (Kereta Api Indonesia).

Harga tes antigen di klinik kisaran Rp.80.000,- s/d Rp.100.000,-. Kalian juga bisa booking tes antigen/PCR melali aplikasi Halodoc, tiket.com, traveloka, dll. Nah, untuk saya sendiri waktu itu saya menggunakan jasa tes antigen yang disediakan KAI. Harga tes antigen di KAI yaitu Rp.45.000,-.

Hari itu, kereta saya berangkat hari jumat pukul 4 sore. Saya memutuskan pergi ke Jakarta jam 8 pagi dari Cikarang menggunakan jasa KRL commuter line. Saya ambil line Bekasi dan turun di stasiun Gondangdia kemudian naik ojek online menuju stasiun Gambir (oh iya, untuk KRL ini tidak bisa berhenti di stasiun Gambir, oleh karena itu saya turun di stasiun terdekat yaitu di stasiun Gondangdia).

Sekitar jam 9.30 pagi saya sampai di stasiun Gambir. Saya meutuskan untuk sarapan terlebih dahulu di CFC. Beres sarapan, saya langsung menuju mesin cetak tiket dan dilanjutkan menuju tempat tes antigen. Saat tiba di lokasi tes antigen, kita diwajibakan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan mengisi biodata nama, nomor HP dan nomor tiket. Blanko tersebut kemudian kita berikan ke bagian kasir untuk ditukar dengan satu set alat swab antigen dengan harga yang harus dibayar yaitu Rp.45.000,-. Kebetulan pagi itu masih sepi, selang beberapa menit saya langsung dipanggil untuk maju ke bilik swab. Prosedur swab berupa pengambilan sampel dari kedua lubang hidung kita (ini tidak sesakit yang dibayangkan kok). Setelah proses swab selesai, saya diharuskan menunggu hasil swab sekitar 30 menit. Tidak sampai 30 akhirnya hasil swab antigen saya jadi, saya pun dipanggil oleh petugas untuk mengambil hasil tes tersebut. Hasil ter saya waktu itu Alhamdulillah negatif.

Loket Pembayaran Swab Antigen di Stasiun Gambir

Bilik Swab Antigen

Tiket Kereta Api dan Hasil Antigen


Setelah melakukan swab antigen, saya langsung bergegas meuju masjid di area stasiun gambir sembari menunggu waktu sholat jumat. Selesai sholat jumat, karena masih banyak waktu akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke starbuck sambil buka laptop mengerjakan pekerjaan saya.

Saat sudah masuk ke gerbong kereta, selang beberapa menit petugas akan memberikan sebuah kit yang berisi tisu basah steril dan masker (ini lumayan membantu disaat musin pandemi seperti ini). Oh iya di argo Bromo Anggrek terdapat kantin juga loh, kalian yang ingin membaca santai di kereta sambil nyemil-nyemil cantik, kalian bisa cobain nongkrong di kantinnya. Saat ini penumpang kereta api jarak jauh sudah bisa duduk bersebelahan. Oh iya di kereta api KAI juga disetiap gerbongnya disediakan air furifier bersinar UV yang fungsinya untuk meminimalisir proses penularan virus COVID-19.

Kit covid care

Bakmi Jawa di Kantin Kereta


Saat pulang kembali dari Semarang menuju Jakarta, prosedur tes antigen di stasiun Tawang sedikit berbeda. Di sini alurnya yaitu kita mengambil nomor antrian yang ada barcode nya yang harus kita scan untuk mengisi biodata kita dan barulah kemudian membayar biaya administrasi. Mengenai harga tes swab antigen di stasiun Tawang itu harganya sama yaitu Rp.45.000,-.

Loket Pembayaran Swab Antigen di Stasiun Tawang


Oke. Itulah sedikit pengalaman saya waktu pergi keluar kota di musin pandemi menggunakan kereta api jarak jauh. Semoga Bermanfaat.



Terimakasih telah berkomentar dengan sopan :)
EmoticonEmoticon