Perbedaan Film Ratu Ilmu Hitam tahun 2019 vs tahun 1981 - Radarhijau

Zero Waste, Health, Science, Movie, Business and Tips!

Latest Update
Fetching data...

Saturday, November 9, 2019

Perbedaan Film Ratu Ilmu Hitam tahun 2019 vs tahun 1981

Perbedaan Film Ratu Ilmu Hitam tahun 2019 vs tahun 1981
Tahukah kamu bahwa film ini terinspirasi dari film yang berjudul sama yang tayang di tahun 1981.
Di sini saya akan coba membandingkan versi 1981 dengan versi 2019. Buat kalian yang penasaran, yuk kita simak videonya.

Sutradara dan Penulis

Layaknya film Pengabdi setan, rupanya Joko Anwar masih tergila-gila dalam me remake film horror jadul.
Skenario Film Ratu Ilmu Hitam tahun 2019 di tulis oleh Joko Anwar. Ciri khas dari bang Joko ini terdapat di skenario dalam membangun atmosfer horror dalam film. Cuma menurut saya pribadi, atmosfer horror yang paling kental sejauh ini hanya pengabdi setan, kedua yaitu film Perempuan Tanah Jahanam dan ketiga film Ratu Ilmu Hitam ini. 
DI film Ratu Ilmu hitam versi 2019 ini malah lebih menekankan ke dalam atmosfer thriler. Memang semua terasa make sense karena sutradara dari film ini tak lain dan tak bukan yaitu Kimo Stamboel. Kalian tahu dong film Rumah dara? Gila sih... menurutku film rumah darah adalah film horror yang sampai sekarang masih membekas di pikiran. Dan benar saja film ini atmosfernya seperti film rumah dara. DI film ini banyak sekali adegan adegan yang dibilang sangat “tidak nyaman” untuk di tonton. Atmosfer thriler ini sangat begitu lengkap dibalut skenario horror yang ditulis bang Joko.
DI film Ratu Ilmu Hitam versi 1981 di sutradarai oleh Imam Tantowi. Imam Tantowi juga merupakan sutradara dan penulis skenario. Beberpa film karya beliau yaitu Jaka sembung Sang Penakluk (Sebagai Penulis Skenario), film Pengabdi Setan versi 1980, dan masih banyak lagi. Terlihat sekali ya kawan, ternyata Bang Joko Anwar begitu terinspirasi dari Bapak Imam Tantowi.

Pemain

Pemain utama di Film Ratu Ilmu Hitam versi tahun 1981 tentunya adalah Suzana. Beliau memerankan tokoh utama yaitu Murni sang Ratu Ilmu Hitam. Selanjutnya di susul oleh aktor Alan Nuary, dan aktor yang mempunyai ciri khas lawaknya yaitu Dorman Borisman beserta aktor-aktor lainnya.
Di Film Ratu Ilmu Hitam Versi 2019 diperankan oleh pemain andalan bang Joko yaitu Ario Bayu, Hannah Al Rasyid, Zara, Ari Irham, Putri Ayunda, dan masih banyak lagi. Yang berbeda di film Ratu Ilmu Hitam versi 2019 ini yaitu pemeran utama sangat dirahasikan oleh Tim Produksi. Berbeda dengan film tahun 1981 yang secara gambalng di scene pertama sudah jelas di ceritakan. Di versi 2019 kalian akan dibuat penasaran menerka-nerka kira-kira sipa sih sang Ratu Ilmu Hitam sebenarnya.

Story

Tentu sangat berbeda sekal story yang melatar belakangi si Ratu Ilmu Hitam antara versi 1981 dan versi 2019. Seperti yang dibahas sebelumnya, di versi 1981 bercerita secara gambalang proses terbentuknya Si Ratu Ilmu Hitam dari awal skenario. Si Ratu Ilmu Hitam yaitu Murni yang diperankan oleh Suzana merupakan perempuan desa yang sakit hati oleh kekasihnya yang bernama  Kohar yang ingkar janji dan menikah dengan perempuan lain yang tak lain adalah anak kepala desa. Jika kalian penasaran dan tertarik, silahkan menonton film Ratu Ilmu Hitam yang versi tahun 1981.
Nah di versi 2019, cerita di awali oleh perjalanan Hanif membawa Nadya istrinya dan ketiga anak mereka ke panti asuhan tempat Hanif dulu dibesarkan. Pengasuh panti itu, Pak Bandi, sudah sangat tua dan sakit keras, Hanif datang untuk menjenguk setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Bukan cuma Hanif yang datang berkunjung, tapi juga dua sahabat Hanif saat tinggal di panti, Anton dan Jefri yang membawa istri-istri mereka. Malam itu mereka semua tiba di panti asuhan yang terletak di luar kota dan jauh dari pemukiman penduduk itu. Mereka bermaksud bermalam di sana untuk memberikan penghormatan terakhir buat orang yang telah mengasuh mereka sejak kecil. Mereka menyangka malam itu akan jadi malam yang penuh kedamaian. Mereka pun perlahan mulai memahami bahwa mereka sendirilah yang menciptkan suatu masalah besar.
Yang saya sangat suka dari skenario bang Joko, walaupun beliau me remake film terdahulu tetapi tidak menciptakan cerita yang persis. Walaupun kalian sudah menonton film Ratu Ilmu Hitam versi 1981 tentu ceritanya sangat berbeda dengan versi 2019. Walau film ini penuh diselimuti adegan yang tidak nyaman tapi Banyak sekali scene-scene yang membuat kita penasaran dan tetap duduk tenang di kursi untuk menyaksikan akhir dari ptongan-potangan cerita.

Jenis Serangan Ilmu Hitam

Nah, ini dia yang paling khas dari film Ratu Ilmu Hitam yaitu cara serangan ilmu hitamnya. Di versi 1981 ada beberapa teknik teluh/santet yang beraneka ragam, dan saat kredit film juga akan ditampilkan cuplikan-cuplikan jenis teluh tersebut. Berikut adalah beberapa teknik teluh atau santet yang ada versi tahun 1981
Pertama yaitu serangan tawon yang menyelimuti seluh muka dan badan, kedua yaitu seseorang yang ditenggelamkan ke dalam sawah dan mukanya dipenuhi belut sawah, ada yang kulitnya melepuh, badanya membesar dan masih banyak lagi. Dan yang aku salut di film versi 1981 tentunya belum mengenal CGI yang canggih, semua effect dibuat dengan effect organik.
Di versi 2019 juga tidak kalah menarik loh.. tapi untuk menjaga agar tidak spoiler, lebih baik kalian menonton langsung filmnya. DI versi 2019 ini teknik visual effectnya kombinasi antara visual effect organik dan CGI.
Oke teman-teman, itulah beberapa perbedaan yang mendasar di film Ratu Ilmu Hitam versi tahun 1981 dan versi tahun 2019. Semoga terhibur.

Sekian dan terimakasih.

Terimakasih telah berkomentar dengan sopan :)
EmoticonEmoticon