Sistem Belajar di Bangku Perkuliahan - Radarhijau

Zero Waste, Health, Science, Movie, Business and Tips!

Latest Update
Fetching data...

Sunday, March 31, 2019

Sistem Belajar di Bangku Perkuliahan

Sistem Belajar di Bangku Perkuliahan
Assalamualikum w w. 
Hi Sahabat Hijau. Dimanapun kalian berada, selamat pagi, selamat siang, dan selamat malam.

Kali ini aku mau membahas sesuatu yang seringkali ditanyakan oleh teman-teman calon mahasiswa. Bagaimana sih sistem perkuliahan di kampus? Ok langsung saja mari kita bahas yuk!.

Tentu sangat berbeda sistem belajar di masa sekolah dengan sistem belajar di bangku perkuliahan. Perbedaan yang sangat menonjol yaitu penerapan sikap mandiri. Saat di bangku sekolah kita dibiasakan belajar selalu dibimbing dengan intens oleh guru kita. Materi diberikan secara jelas dan gamblang kepada kita, bahkan lingkupnya sudah ditentukan jelas oleh guru kita.Sebagai contoh, saat di bangku sekolah, guru sangat baik memberikan kisi-kisi untuk ujian yang akan datang.

Nah, saat kuliah nanti tidak semua dosen bersikap demikian. Memang sih ada beberapa dosen yang sangat baik sekali membimbing kita saat berkuliah. Tapi, kebanyakan beberapa dosen mengharapkan sikap kemandirian kita. Kita diharuskan untuk belajar secara aktif bukan hanya sekedar belajar secara pasif. Belajar secara aktif maksudnya adalah kita mampu menggali sendiri lebih dalam tentang ilmu-ilmu yang telah diberikan dosen. Jika kalian saat sekolah hanya menggunakan satu buku/ literatur dari guru, nah saat di perkuliahan kamu harus dibisakan mencari secara aktif sumber-sumber lain. Sumber lain itu bisa didapat dari buku-buku di perpustakaan atau jurnal-jurnal yang tersedia di internet.

Selain kita belajar secara aktif dari literatur, kita juga diharuskan belajar secara aktif dari studi kasus – studi kasus yang ada. Kita dilatih untuk lebih peka dengan masalah-masalah yang ada disektar kita. Ini sangatlah menarik. Ini waktunya kalian memanfaatkan ilmu yang kalian dapatkan untuk memecahkan masalah yang ada disekitar kalian. Tidak harus dalam konteks masalah yang besar. Sebagai contoh yaitu penerapan pengetahuan tentang kelebihan dan kekurangan pupuk organik dan nonorganik. Kalian bisa sembari sharing dengan tetangga kalian yang berstatus sebagai petani mengenai bahaya penggunaan pupuk nonorganik. Ingat ya, kalian bukan menggurui tapi kalian belajar bareng atau bertukar pikiran dengan petani tersebut.

Lalu bagaimana dengan tugas-tugas di perkuliahan? Katanya banyak banget! Ok, sebelumnya aku mau kasih tahu ke kalian semua. Mulai sekarang hilangkan semua kecemasan itu di fikiran kalian. Buatlah tugas-tugas itu menjadi sebuah tantangan bukan sebuah beban yang akan mengganggu hidup kalian.

Tugas kuliah itu sangat unik, jika kita mengerjakannya dengan penuh beban ya pasti akan menjadi beban hidup dan hasilnya kalian akan menjadi mahasiswa yang jauh dari rasa bahagia. Tapi jika kalian menganggap tugas itu sebagai media tantangan untuk mengubah pemikiran kalian menjadi lebih aktif, niscaya kalian akan menjadi mahasiswa yang selalu semangat dan menggebu-gebu.

Jangan sekali-kali menunda tugas walaupun dateline tugas tersebut sangat lama. Biasakan cicil tugas itu sedikit demi sedikit. Walaupun sedikit yang diselesaikan tapi percaya deh pasti tugas yang dikerjakan akan lebih bermakna karena kalian mengerjakannya penuh pemikiran yang aktif. Coba bayangkan jika kalian mengerjakannya sekaligus dengan waktu yang memburu. Tugas yang dihasilkan tentunya akan mentah jauh dari pengembangan kalian. Dan aku yakin 100% sesungguhnya kalian mampu mengerjakan semua tugas dengan luarbiasa dan maksimal. Semangat!

Jika kalian dimasa sekolah menganggap tugas itu hanya sebagai media persyaratan untuk mendapat nilai, sekarang cobalah memandang sebuah tugas itu sebagai media pengembangan kita. Jangan takut nilai jelek. Takutlah jika ilmu yang didapatkan tidak bermakna. Jika kalian sudah memaknai ilmu, percayalah nilai bagus akan sendirinya mengikuti kita. 

Ok sahabat hijau demikian penjelasan perbedaan sistem belajar saat di sekolah dan sistem belajar di perkuliahan. Semua tulisan ini tidak sepenuhnya benar dikarenakan tulisan ini hanya berupa tulisan berdasarkan pengalaman pribadi. Jika dirasa bermanfaat silahkan share artikel ini ke kerabat kalian. Semangat untuk menempuh dunia perkulihan!! Sukses untuk kita semua!.

Versi PODCAS



Versi VIDEO


Terimakasih telah berkomentar dengan sopan :)
EmoticonEmoticon