Social Items

Ok, hari ini tepat pukul 22.12 WIB (terlihat di layar laptop), saya baru saja selesai nonton film terbaru dari Marvel yaitu Spiderman Home Coming. Dan kali ini juga saya akan mencoba me-review kembali film tersebut (berdasarkan opini saya). Oh iya, mohon maaf ya untuk semua sahabat hijau jika tulisan ini masih berantakan, karena ini adalah pertama kalinya saya menulis artikel tentang review film.
Spiderman Home Coming
Sumber Gambar: Comic Book Movie

Seperti yang kita ketahui bahwa di film The Avenger: Civil War (2016) kita dikejutkan dengan kemunculan sosok Spiderman. Saat itu terdapat suatu adegan dimana Spiderman dengan kerennya mengambil perisai Captain America. Hingga kemudian hadirlah film Spiderman: Home Coming.

Kisah di film ini di awali dengan proses "Magang" Peter Parker (Tom Holland) terhadap perusahaan Avenger. Peter Parker diberikan kesempatan untuk menjadi calon bagian dari The Avenger oleh Tony Stark / Iron Man. Namun tentunya tidaklah mudah, banyak sekali tantangan, perjuangan, dan masalah yang harus dilewati oleh Parker.

Mengingat bahwa di sini Peter Parker digambarkan sebagai seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang notabene pemikirannya masih labil. Peter Parker mendapatkan kekuatannya setelah di gigit oleh laba-laba (tapi sayangnya di film tidak diperlihatkan scene dimana Peter tergigit seperti pada film Spider-Man (film 2002). Selain mendapatkan kekuatan genetik dari laba-laba, di sini ada dukungan kekuatan dari kostum canggih yang diberikan oleh Tony Stark, selai itu hebatnya Peter Parker di film ini dia membuat cairan jaring laba-labanya sendiri loh.

Peter terkenal pintar di sekolahnya dan bahkan dia masuk ke dalam tim cerdas cermat. Semenjak ia diberikan kekuatan menjadi Spiderman, ia harus membagi waktunya dalam bersekolah dan menyelamatkan dunia (lebih tepatnya sih menjaga lingkungan haha) berbeda dengan superhiro yang lainnya, di sini Spiderman terlihat menyelesaikan masalah-masalah sepele seperti membantu nenek-nenek, menghentikan pencurian sepeda dll. bahakn ada adegan yang sangat konyol, pokonya kocak deh.

Sesekali Parker ingin sekali menjadi pahlawan sungguhan yang menyelesaikan masalah besar, namun Tony Stark menyarankan bahwa Parker tidak boleh ikut dalam masalah yang besar mengingat usianya masih di bawah umur. 

Dan tak terlewatkan juga bahwa di film ini terdapat sebuah kisah romantisnya. Kisah dimana Peter jatuh cinta kepada kaka kelasnya Liz Allan (Laura Harrier). Namun seperti biasa, cinta mereka terhalang sebuah konflik yang tak terduga (saya sendiri tidak kepikiran bahwa konfiknya akan mengarah ke sini) maaf ya spoiler hehe.

Lalu siapakah penjahat atau tokoh antagonis dalam film ini? Sahabat hijau bisa lihat pada poster di bawah film ini.
Poster Sipiderman: Home Coming
Sumber Gambar: joblo.com

Menurutku alur cerita di film Spiderman: Home Coming sangat natural dan mengalir (tidak memaksa). Walaupun film ini terkesan "tidak terlalu serius" (dari segi konflik, film ini terkesan santai) namun saya suka setiap scene nya padat dan tidak membuat ngantuk. Kenapa film ini terkesan santai, ya seperti yang kita tahu bahwa di sini kita sedang menyaksikan kisah dari bocah yang berumur 15 tahun, tentunya di sini Marvel sangat cerdas mengemas alur cerita yang santai (konfil masuk akal sesuai permasalah anak usia 15 Tahun). Mungkin untuk Spiderman seriseri yang selanjutkan akan perlahan konfilknya semakin tajam.

Scene yang sangat suka adalah ketika Peter Parker harus berusaha semaksimal mungkin agar dia bisa menjadi sang pahlawan yang sesungguhnya, ini terlihat sekali proses dewasa si karakter spiderman.

Terkahir, saran buat sahabat hijau yang mau nonton. Jangan keluar dulu dari studio, karena ada sedikit kejutan scene di akhir film.


[MOVIE REACTION] Review Film Spiderman: Home Coming [SPOILER ALLERT!]

Radarhijau
Ok, hari ini tepat pukul 22.12 WIB (terlihat di layar laptop), saya baru saja selesai nonton film terbaru dari Marvel yaitu Spiderman Home Coming. Dan kali ini juga saya akan mencoba me-review kembali film tersebut (berdasarkan opini saya). Oh iya, mohon maaf ya untuk semua sahabat hijau jika tulisan ini masih berantakan, karena ini adalah pertama kalinya saya menulis artikel tentang review film.
Spiderman Home Coming
Sumber Gambar: Comic Book Movie

Seperti yang kita ketahui bahwa di film The Avenger: Civil War (2016) kita dikejutkan dengan kemunculan sosok Spiderman. Saat itu terdapat suatu adegan dimana Spiderman dengan kerennya mengambil perisai Captain America. Hingga kemudian hadirlah film Spiderman: Home Coming.

Kisah di film ini di awali dengan proses "Magang" Peter Parker (Tom Holland) terhadap perusahaan Avenger. Peter Parker diberikan kesempatan untuk menjadi calon bagian dari The Avenger oleh Tony Stark / Iron Man. Namun tentunya tidaklah mudah, banyak sekali tantangan, perjuangan, dan masalah yang harus dilewati oleh Parker.

Mengingat bahwa di sini Peter Parker digambarkan sebagai seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang notabene pemikirannya masih labil. Peter Parker mendapatkan kekuatannya setelah di gigit oleh laba-laba (tapi sayangnya di film tidak diperlihatkan scene dimana Peter tergigit seperti pada film Spider-Man (film 2002). Selain mendapatkan kekuatan genetik dari laba-laba, di sini ada dukungan kekuatan dari kostum canggih yang diberikan oleh Tony Stark, selai itu hebatnya Peter Parker di film ini dia membuat cairan jaring laba-labanya sendiri loh.

Peter terkenal pintar di sekolahnya dan bahkan dia masuk ke dalam tim cerdas cermat. Semenjak ia diberikan kekuatan menjadi Spiderman, ia harus membagi waktunya dalam bersekolah dan menyelamatkan dunia (lebih tepatnya sih menjaga lingkungan haha) berbeda dengan superhiro yang lainnya, di sini Spiderman terlihat menyelesaikan masalah-masalah sepele seperti membantu nenek-nenek, menghentikan pencurian sepeda dll. bahakn ada adegan yang sangat konyol, pokonya kocak deh.

Sesekali Parker ingin sekali menjadi pahlawan sungguhan yang menyelesaikan masalah besar, namun Tony Stark menyarankan bahwa Parker tidak boleh ikut dalam masalah yang besar mengingat usianya masih di bawah umur. 

Dan tak terlewatkan juga bahwa di film ini terdapat sebuah kisah romantisnya. Kisah dimana Peter jatuh cinta kepada kaka kelasnya Liz Allan (Laura Harrier). Namun seperti biasa, cinta mereka terhalang sebuah konflik yang tak terduga (saya sendiri tidak kepikiran bahwa konfiknya akan mengarah ke sini) maaf ya spoiler hehe.

Lalu siapakah penjahat atau tokoh antagonis dalam film ini? Sahabat hijau bisa lihat pada poster di bawah film ini.
Poster Sipiderman: Home Coming
Sumber Gambar: joblo.com

Menurutku alur cerita di film Spiderman: Home Coming sangat natural dan mengalir (tidak memaksa). Walaupun film ini terkesan "tidak terlalu serius" (dari segi konflik, film ini terkesan santai) namun saya suka setiap scene nya padat dan tidak membuat ngantuk. Kenapa film ini terkesan santai, ya seperti yang kita tahu bahwa di sini kita sedang menyaksikan kisah dari bocah yang berumur 15 tahun, tentunya di sini Marvel sangat cerdas mengemas alur cerita yang santai (konfil masuk akal sesuai permasalah anak usia 15 Tahun). Mungkin untuk Spiderman seriseri yang selanjutkan akan perlahan konfilknya semakin tajam.

Scene yang sangat suka adalah ketika Peter Parker harus berusaha semaksimal mungkin agar dia bisa menjadi sang pahlawan yang sesungguhnya, ini terlihat sekali proses dewasa si karakter spiderman.

Terkahir, saran buat sahabat hijau yang mau nonton. Jangan keluar dulu dari studio, karena ada sedikit kejutan scene di akhir film.


No comments

Terimakasih telah berkomentar dengan sopan :)