Social Items

Gambar Ilustrasi

Assalamualaiku,
Selamat sore sahabat hijau! Hari ini admin ingin menjelaskan apa pengertian dari ilmu lingkungan dan kenapa kita harus mempelajarinya, terkhusus untuk anak lingkungan itu sendiri.

Ok langsung saja yuk!
Sahabat hijau pernahkah berfikir bagaimana kondisi bumi kita ratusan tahun yang lalu bahkan ribuan tahun yang lalu? Yap!! tentunya dulu bumi kita sangat asri dan natural. Mungkin jika dilihat dari angkasa bumi kita masih terlihat hijau segar dan asri.

Seriring dengan berjalannya waktu, mulai dari munculnya bencana alam, perang dunia, sampai menuju ke era revolusi industri di eropa tentunya semua itu berimbas ke dalam perubahan-perubahan yang ada di muka bumi ini.

Lama kelamaan di muka bumi ini bermunculan berbagai macam masalah-masalah lingkungan. Masalah-masalah lingkungan tersebut diantaranya yaitu:


1. Pencemaran udara yang terjadi di Inggris

Pesawat terbang tidak bisa mendarat di Bristol karena adanya kabut asap yang menyerupai asap rokok (smog) yang menyelimuti landasan pesawat terbang. Hal ini disebabkan karena pada saat itu di sekitar KOta Bristol banyak industri yang menggunakan bahan bakar batubara.

Asap terbang (fly ash) dari cerobong asap industri yang ada berterbangan di atmosfer dan menyelimuti landasan pesawat terbang, sehingga membentuk kabut asap dan menghalangi pandangan pilot yang akan mendaratkan pesawatnya.

 Pencemaran udara yang terjadi di Inggris
Pencemaran udara yang terjadi di Inggris


2. Kasus Teluk Minamata

Di Jepang terjadi masalah pencemaran air laut di teluk Minamata. Hal ini mengakibatkan sebagian masyarakat di sekitar teluk yang mengonsumsi hasil tangkapan ikan dari Teluk Minamata mengalami penyakit kelainan tubuh (saraf), terutama pada bayi-bayi yang dilahirkan. Penyakit tersebut kemudian dikenal dengan penyakit Minamata (Minamata disease).

Penyakit tersebut muncul diakibatkan karena banyaknya Industri yang membuang limbah industrinya yang banyak mengandung Merkuri (Hg) ke Teluk Minamata. Logam Hg ini diserap oleh phytoplankton dan kemudian dimakan oleh ikan yang ada di perairan teluk minamata tersebut, hingga akhirnya ikan tersebut tertangkap oleh masyarakat yang ada.

Minamata (Minamata disease)
Kasus Teluk Minamata

Minamata (Minamata disease)
Kasus Teluk Minamata


Minamata (Minamata disease)
Kasus Teluk Minamata

Minamata (Minamata disease)
Kasus Teluk Minamata


3. Japan itai-itai disease

Masih berada di Negara Jepang, di sekitar lembah sungai Jinzu, buangan unsur Cadmiun mencemari tanah dan airnya yang berasal dari leburan pertambangan di hulu sungai. Masyarakat terserang penyakit Itai-itai (Ouch-ouch) sebagai akibat dari pencemaran Cadmiun tersebut.

Japan itai-itai disease
Japan itai-itai disease

Japan itai-itai disease
Japan itai-itai disease

Struktur tulang itai-itai disease
Japan itai-itai disease

Sungai yang tercemar
Japan itai-itai disease


Begitu sangat mengerikan bukan? Coba sahabat hijau bayangkan semua ini terjadi pada kita? atau mungkin anak cucu kita kelak nanti? Jangan sampai terjadi!!

Jangankan melihat sejarah pencemaran lingkungan di tahun-tahun sebelumnya, coba deh sahabat hijau perhatikan begitu banyak masalah-masalah lingkungan yang terjadi saat ini, mulai dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang membakar hutan sembarangan dan yang tak kalah hangatnya yang kini sedang diperbincangkan adalah isu Pemanasan Global.

Pemanasan global terjadi karena adanya peningkatan emisi-emisi gas rumah kaca di atmosfer (karbondioksida, metana, nitrogen oksida, klorofluorcarbon), semua itu mengakibatkan suhu bumi meningkat.

Di Indonesia juga menurut Foley (1993) telah terjadi pemanasan global yang ditandai dengan seringnya mengalami kemarau panjang dan pada tahun 1983 terjadinya peningkatan suhu ambien di Pulau Pari selama 12 mingggu dari suhu normal 28 derajat celcius menjadi 33 derajat celcius dan di Kalimantan Timur terjadi kebakaran hutan yang mencapai luas kurang lebih 4 juta hektare.

Nah sahabat hijau, berdasarkan masalah-masalah lingkungan tersebut, tentunya membuat orang mulai menyadari perlunya ilmu pengetahuan yang membahas masalah-masalah lingkungan, sehingga selanjutnya dikenalah dengan ILMU LINGKUNGAN.

Begitulah teman-teman inti cerita dari admin mengenai asal-usul terbentuknya ILMU LINGKUNGAN. Semoga setelah kita semua membaca artikel ini, setidaknya hati kita tergerak walaupun sedikit akan perlunya kita bertanggung jawab atas bumi kita yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa, Aamiin..

#salamhijau

Pengantar Ilmu Lingkungan

Radarhijau
Gambar Ilustrasi

Assalamualaiku,
Selamat sore sahabat hijau! Hari ini admin ingin menjelaskan apa pengertian dari ilmu lingkungan dan kenapa kita harus mempelajarinya, terkhusus untuk anak lingkungan itu sendiri.

Ok langsung saja yuk!
Sahabat hijau pernahkah berfikir bagaimana kondisi bumi kita ratusan tahun yang lalu bahkan ribuan tahun yang lalu? Yap!! tentunya dulu bumi kita sangat asri dan natural. Mungkin jika dilihat dari angkasa bumi kita masih terlihat hijau segar dan asri.

Seriring dengan berjalannya waktu, mulai dari munculnya bencana alam, perang dunia, sampai menuju ke era revolusi industri di eropa tentunya semua itu berimbas ke dalam perubahan-perubahan yang ada di muka bumi ini.

Lama kelamaan di muka bumi ini bermunculan berbagai macam masalah-masalah lingkungan. Masalah-masalah lingkungan tersebut diantaranya yaitu:


1. Pencemaran udara yang terjadi di Inggris

Pesawat terbang tidak bisa mendarat di Bristol karena adanya kabut asap yang menyerupai asap rokok (smog) yang menyelimuti landasan pesawat terbang. Hal ini disebabkan karena pada saat itu di sekitar KOta Bristol banyak industri yang menggunakan bahan bakar batubara.

Asap terbang (fly ash) dari cerobong asap industri yang ada berterbangan di atmosfer dan menyelimuti landasan pesawat terbang, sehingga membentuk kabut asap dan menghalangi pandangan pilot yang akan mendaratkan pesawatnya.

 Pencemaran udara yang terjadi di Inggris
Pencemaran udara yang terjadi di Inggris


2. Kasus Teluk Minamata

Di Jepang terjadi masalah pencemaran air laut di teluk Minamata. Hal ini mengakibatkan sebagian masyarakat di sekitar teluk yang mengonsumsi hasil tangkapan ikan dari Teluk Minamata mengalami penyakit kelainan tubuh (saraf), terutama pada bayi-bayi yang dilahirkan. Penyakit tersebut kemudian dikenal dengan penyakit Minamata (Minamata disease).

Penyakit tersebut muncul diakibatkan karena banyaknya Industri yang membuang limbah industrinya yang banyak mengandung Merkuri (Hg) ke Teluk Minamata. Logam Hg ini diserap oleh phytoplankton dan kemudian dimakan oleh ikan yang ada di perairan teluk minamata tersebut, hingga akhirnya ikan tersebut tertangkap oleh masyarakat yang ada.

Minamata (Minamata disease)
Kasus Teluk Minamata

Minamata (Minamata disease)
Kasus Teluk Minamata


Minamata (Minamata disease)
Kasus Teluk Minamata

Minamata (Minamata disease)
Kasus Teluk Minamata


3. Japan itai-itai disease

Masih berada di Negara Jepang, di sekitar lembah sungai Jinzu, buangan unsur Cadmiun mencemari tanah dan airnya yang berasal dari leburan pertambangan di hulu sungai. Masyarakat terserang penyakit Itai-itai (Ouch-ouch) sebagai akibat dari pencemaran Cadmiun tersebut.

Japan itai-itai disease
Japan itai-itai disease

Japan itai-itai disease
Japan itai-itai disease

Struktur tulang itai-itai disease
Japan itai-itai disease

Sungai yang tercemar
Japan itai-itai disease


Begitu sangat mengerikan bukan? Coba sahabat hijau bayangkan semua ini terjadi pada kita? atau mungkin anak cucu kita kelak nanti? Jangan sampai terjadi!!

Jangankan melihat sejarah pencemaran lingkungan di tahun-tahun sebelumnya, coba deh sahabat hijau perhatikan begitu banyak masalah-masalah lingkungan yang terjadi saat ini, mulai dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang membakar hutan sembarangan dan yang tak kalah hangatnya yang kini sedang diperbincangkan adalah isu Pemanasan Global.

Pemanasan global terjadi karena adanya peningkatan emisi-emisi gas rumah kaca di atmosfer (karbondioksida, metana, nitrogen oksida, klorofluorcarbon), semua itu mengakibatkan suhu bumi meningkat.

Di Indonesia juga menurut Foley (1993) telah terjadi pemanasan global yang ditandai dengan seringnya mengalami kemarau panjang dan pada tahun 1983 terjadinya peningkatan suhu ambien di Pulau Pari selama 12 mingggu dari suhu normal 28 derajat celcius menjadi 33 derajat celcius dan di Kalimantan Timur terjadi kebakaran hutan yang mencapai luas kurang lebih 4 juta hektare.

Nah sahabat hijau, berdasarkan masalah-masalah lingkungan tersebut, tentunya membuat orang mulai menyadari perlunya ilmu pengetahuan yang membahas masalah-masalah lingkungan, sehingga selanjutnya dikenalah dengan ILMU LINGKUNGAN.

Begitulah teman-teman inti cerita dari admin mengenai asal-usul terbentuknya ILMU LINGKUNGAN. Semoga setelah kita semua membaca artikel ini, setidaknya hati kita tergerak walaupun sedikit akan perlunya kita bertanggung jawab atas bumi kita yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa, Aamiin..

#salamhijau

No comments

Terimakasih telah berkomentar dengan sopan :)