Social Items

Hi sahabat hijau! Ini merupakan artikel yang berisi refrensi literatur mengenai salah satu unit proses dalam pengolahan air (air bersih ataupun air limbah). Unit proses yang dimaksud yaitu Koagulasi. Di sini saya mengambil refrensi literatur dari buku yang berjudul "Unit Processes of Sanitary Engineering" karya Linvil G. Rich (1963).
Unit Processes Water Treatment: Coagulation

1. Pengertian Koagulasi
Koagulasi adalah suatu proses penambahan zat kimia ke dalam sistem perairan (air yang di treatment) dengan tujuan untuk mempercepat pengendapan agregat halus (koloid), dan bahan tersuspensi. Umumnya bahan tersuspensi atau koloid tersebut memiliki kecepatan pengendapan yang sangat rendah/ lama. 

2. Karakteristik Air yang diolah (Air baku untuk pengolahan air bersih)
Air baku memiliki partikel/ kotoran yang karakteristiknya beragam, diantaranya:
a). Partikel yang berukuran ≥ 10^-4 mm dapat menimbulkan kekeruhan, partikel ini biasa disebut partikel tersuspensi.
b). Partikel yang berukuran < 10^-4 mm dapat menimbulkan bau, rasa dan warna, partikel ini biasa disebut sebagai koloid
c). Partikel yang berukuran 0.1 mm - 2 mm biasanya berupa pasir silika dan merupakan partikel alami dalam air.

3. Times of Settling Velocities (Waktu Pengendapan)
Koloid yang memiliki ukuran 10^-5 sampai 10^-6 proses pengendapannya memerlukan waktu selama 1 mm/tahun. Bisa dibayangkan, jika air yang keruh diolah tanpa melalui proses koagulasi akan membutuhkan proses pengendapan yang lama. 
Koloid tersebut di treatment melalui proses koagulasi sehingga merubah ukuran kolid menjadi lebih besar membentuk partikel tersuspensi atau partikel yang lebih besar lagi. Ukuran partikel yang telah melewati proses koagulasi yaitu sekitar 10^-3 proses pengendapannya memerlukan waktu selama 1 mm/jam.

4. Apa itu Koloid?
Buat sahabat hijau yang masih bingung mengenai koloid, gampangnya kita asumsikan koloid tersebut dikehidupan nyata yaitu contohnya air teh yang berwarna cokelat dan air susu yang berwarna putih nah itu semua contoh dari koloid.
Linvil G. Rich (1963) menjelaskan bahwa Kolid adalah sebuah sistem saat partikel berukuran kecil (fase dispersi) terdispersi ke dalam medium yang homogen (medium dispersi).

Untuk lebih jelas lagi, di bawah ini merupakan tabel klasifikasi jenis-jenis koloid:
Medium
Phase
Nama
Contoh
Cair
Padat
Sol
Kekeruhan tanah liat di dalam air
Cair
Cair
Emulsion
Minyak di dalam air
Cair
Gas
Busa
Krim Kocok
Gas
Padat
Aerosol
Debu dan Asap
Gas
Cair
Aerosol
Kabut
Solid
Solid
-
Kaca berwarna
Padat
Cair
Gel
Jelly
Padat
Gas
-
Pumice
Sumber: Tabel 11-1 Jenis Sistem Dispersi Koloid (Linvil G. Rich, 1963).

5. Mengapa partikel koloid sukar mengendap?
Jadi, berdasarkan buku "Unit Processes of Sanitary Engineering" karya Linvil G. Rich (1963)  dijelaskan bahwa partikel koloid memiliki lapisan yang disebut Bound Water dan juga memiliki gaya tolak atau zeta potensial. Lapisan bound water dan zeta potensial tersebutlah yang mengakibatkan partikel koloid selalu dalam kondisi stabil. Arti dari stabil di sini yaitu partikel tidak akan bergabung dengan partikel lainnya. Oleh karena itu partikel koloid sukar mengedap (mengendap pun harus membutuhkan waktu yang sangat lama).

6. Mekanisme Koagulasi
Air yang mengandung partikel koloid di bubuhi zat kimia berupa koagulan. Koagulan yang bisa digunakan yaitu Alum dan PAC, namun biasanya Alum lebih populer digunakan sebagai koagulan. Kenapa Alum lebih populer dan sering digunakan? Penjelasannya yuk kita simak bareng!
Alum memiliki rumus kimia Al2(SO4)3xH2O. Alum mempunyai kandungan Al3+ dan SO4-. 

Al3+ (Alumunium Sulfate) adalah senyawa yang mengandung kation/ ion positif (+). Seperti yang kita ketahui bahwa partikel koloid mempunyai sifat anion/ ion negatif (-). Jika senyawa ion positif di bubuhkan ke dalam air yang mengandung koloid tersebut yang bersifat anion maka gaya listrik/ tarik/ zeta potensial tersebut perlahan akan menuju iso elektric point (zona zwitter water). Sebenarnya banyak jenis senyawa yang bersifat kation, contohnya  Na+ dan Ca+2, namun Al3+ lah yang lebih efektif karena memilki kation lebih banyak diabndingkan dengan senyawa lainnya.

SO4- merupakan garam tinggi yang berfungsi memecah bound water yang melapisi partikel koloid. Selain SO4- terdapat garam-garam tinggi lainnya yaitu Cl-, NO2-, dan I-, tapi berdasarkan deret Hofmeister (SO4-, Cl-, NO2-, I-) SO4- lah yang paling awal (besar).

Setelah zeta potensial melemah dan bound water terpecah, akhirnya partikel koloid tersebut berubah menjadi partikel yang tidak stabil. Partikel koloid yang tidak stabil akhirnya berkerumpul/ menyatu dengan partikel koloid lainnya membentuk partikel yang berukuran lebih besar. Seperti yang kita tahu bahwa ukuran partikel sangat mempengaruhi waktu pengendapan, sehingga partikel koloid yang sudah melewati proses koagulasi (destabilisasi) kecepatan mengendapnya akan lebih cepat karena partikelnya sudah tidak sekecil semula.

Intinya adalah mekanisme koagulasi yaitu proses distabilisasi partikel koloid (pemecahan bound water dan penghilangan zeta potensial) oleh zat kimia (koagulan) sehingga partikel koloid tersebut ukurannya menjadi lebih besar dan tentunya waktu pengendapannya pun jauh lebih cepat.

Ok, mungkin itu saja yang bisa saya jelaskan. Jika ada koreksi silahkan komentar. Di sini kita belajar bersama-sama. Saya juga manusia biasa yang bisa salah 😁.

Sumber:
Rich Linvil G. 1963. Unit Processes of Sanitary Engineering. New York. John Wiley & Sans Inc.

Unit Processes Water Treatment: Coagulation

Salam sejahtera sahabat hijauku 💚.
Sebenarnya sudah lama saya ingin memposting pengalaman ini jauh jauh hari, dan akhirnya hati ini tergerak juga melawan malas menulis. Kali ini saya akan coba berbagi pengalaman saya tentang Lolos CPNS tahap administrasi di formasi BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional).
7 Tips Lolos CPNS/ CASN Tahap Administrasi

Buat kamu yang selalu mengikuti perjalanan blog ini, tentu kamu tahu bahwa sekarang saya sedang menjalani kuliah ekstensi dari D3 ke S1 di kampus Itenas Bandung. Lalu kenapa saya ikut daftar CPNS? Awalnya sih saya sudah membuat planning bahwa saya harus fokus menyelesaikan S1 terlebih dahulu. Tapi ketika suatu saat sedang ngobrol berdiskusi ringan dengan Bapakku, beliau berkata "Ki, kenapa nggak coba daftar CPNS saja? kali aja dapet". Awal mendengar kalimat tanya itu saya sendiri sempat bingung, yang ada di fikiranku saat itu adalah "Bagaimana dengan kuliahku?" mengingat bahwa kuliahku adalah bukan kuliah jam karyawan tapi kuliah reguler dari hari senin sampai hari jumat.

Setelah beberapa kali berfikir, meminta saran kepada teman, berdoa kepada Allah SWT agar diberi petunjuk, akhirnya saya menemukan sebuah gagasan bahwa "Jika saya lulus S1 pun belum tentu mendapatkan kerja yang mempunyai jenjang karir bagus, toh saat menjadi PNS pun masih ada kesempatan mengembangkan pendidikan" Banyak orang-orang diluaran sana menginginkan posisi PNS. Buat kalian yang bertanya-tanya, kenapa harus jadi PNS? Pertama karena jenjang karir yang menjanjikan, kedua karena kita selain bekerja untuk memperoleh penghasilan, kita juga bisa sekaligus mengabdikan diri kepada Negara Republik Indonesia, dan masih banyak lagi point plus lainnya.

Sebenarnya agak lucu sih, awalnya saya sendiri tidak ada sedikit pun pemikiran untuk menjadi abdi negara atau PNS. Tapi ini adalah kesempatan, kenapa tidak?

Akhirnya saya pun mulai membuka situs resmi penerimaan CPNS 2018, melihat formasi apa saja yang cocok dengan gelarku saat ini (D3 Teknik dan Manajemen Lingkungan). Saat saya mencari, formasi yang sesuai dengan disiplin ilmu saya kebanyakan berada di pulau sumatera, itu sangat jauh dan saya belum siap kerja jauh hehe. Akhirnya saya menemukan formasi yang cocok di instansi Badan Tenaga Nuklir Nasional, tepatnya di formasi Pranata Nuklir Terampil Subbidang Sertifikasi, Bidang Akreditasi dan Sertifikasi, Pusat Standardisasi dan Mutu Nuklir.

Formasi yang ditermia yaitu HANYA SATU ORANG saja dan di pengumuman tertera bahwa kulifikasi pendidikan yang diterima tidak hanya D3 teknik lingkungan saja melainkan ada fisika, kimia, t. kimia, t. mesin, t. elektro, biologi, t. sipil, t. geologi, teknik/manajemen industri, komputer, analis kimia, dan informatika. Dan setelah menedekati akhir-akhir penutupan pendaftaran saya cek ada sekitar 40 lebih pendaftar di formasi ini untuk memperebutkan satu kursi.

Waktu berlalu, setelah saya beres menyelesaikan proses administrasi, pengumuman pun akhirnya tiba. Dari 40 lebih pendaftar ternyata yang diberikan kesempatan untuk lanjut ke tahap selanjutnya yaitu hanya 23 orang saja, dan saya termasuk di dalamnya (Alhamdulillah masih diberi jalan).

Lalu bagaimana cara agar bisa tembus tahap administrasi? Yuk simak 7 Tips Lolos CPNS/ CASN Tahap Administrasi.

1. Pilih Formasi yang menguntungkan!
2. Baca dengan TELITI pengumuman lowongan kerja CPNS dari INSTANSI yang sahabat pilih.
3. Isi data diri dengan BENAR.
4. Perhatikan Kualifikasi pendidikan yang disyaratkan.
5. Upload PAS FOTO, KTP, dan Swafoto yang jelas.
6. Perhatikan jenis file yang akan dikirmkan via Online. 
7. Perhatikan jenis dokumen yang akan dikirimkan via POS.


7 Tips Lolos CPNS/ CASN Tahap Administrasi

Judul Laporan : LAPORAN PEMETAAN SUNGAI CIDURIAN TITIK 8
Nama Dosen : Dosen: Dr Ir Etih Hartati, M T
Universitas : Institut Teknologi Nasional (Itenas)
Penulis : Riki Bahari dan Salsabilla
Tahun : 2018

Sungai cidurian titik 8
Sungai cidurian titik 8

BAB I
DESKRIPSI KEGIATAN SURVEY

1.1  Kegiatan Survey
Tujuan kegiatan survei yaitu untuk mempermudah menentukan lokasi titik sampling yang sesuai standar. Titik sampling yang sesuai standar merupakan titik sampling yang menghasilkan data sample air yang objektif (data yang dihasilkan sesuai dengan keadaan sebenarnya), representatif (data mewakili kumpulannya), teliti (data terjamin kebenarannya), tepat (sesuai dengan kebutuhan), dan relevan (menunjang persoalan yang dihadapi). Data hasil kegiatan survei sangat bermanfaat untuk proses analisa lebih lanjut terhadap hasil pengukuran parameter air sungai tersebut.
Sungai yang dijadikan objek survei yaitu Sungai Cidurian titik 8. Letak koordinat titik 8 Sungai Ciduran yaitu di 6°57'43.5"S dan 107°40'19.0"E. Kegiatan survei dilakukan pada tanggal 3 Oktober 2018. Perjalanan menuju tempat survei jika di ukur dari titik awal yaitu kampus Institut Teknologi Nasional membutuhkan waktu tempuh ±26 menit (pengguna kendaraan bermotor). Jarak antar titik sampling di sungai cidurian yaitu 1 km. Titik sampling sebelum titik 8 (hulu) yaitu titik 9 dan titik sampling setelah titik 8 (hilir) yaitu titik 10.
Metode survei yang dilakukan yaitu dengan cara melihat secara langsung kondisi sungai, melakukan wawancara sederhana dengan masyarakat sekitar bantaran sungai, dan melakukan analisa lebih lanjut dengan bantuan data primer yang disediakan oleh google peta/ google earth.
Data yang diperoleh dari hasil pengamatan secara langsung di lokasi titik 8 sungai cidurian yaitu kedalaman sungai dan lebar sungai, luas penampang basah, kecepatan arus sungai, debit sungai, topografi dasar sungai, pemanfaatan lahan sekitar sungai, warna sungai, dan suhu udara saat itu. Data tambahan yang di dapat dari google peta/ google earth yaitu titik koordinat titik sampling tersebut dan keterangan elevasi/ ketinggian titik tersebut.
Data kedalaman sungai didapat dari pengukuran secara langsung menggunakan alat ukur kayu panjang yang diberik skala numerik. Data lebar sungai didapat dari pengukuran menggunakan tali yang dibentangkan, kemudian benang tersebut di ukur menggunakan meteran.  Luas penampang basah didapat dari perkalian lebar sungai dan kedalaman sungai. Kecepatan arus sungai diukur dengan cara melemparkan benda yang bisa terapung ke badan sungai kemduian dihitung waktu yang dibutuhkan benda tersebut bergerak dari titik A ke titik B. Debit sungai didapat dari perhitungan perkalian antara luas penampang basah dan kecepatan arus sungai. Topografi dasar sungai diketahui dengan cara mengukur beberapa titik kedalaman sungai.

Gambar 1 Peta perjalanan menuju lokasi titik 8 Sungai Cidurian dari Kampus Itenas
Gambar 1 Peta perjalanan menuju lokasi titik 8 Sungai Cidurian dari Kampus Itenas

1.1  Deskripsi Sungai Cidurian
Sungai Cidurian merupakan sungai terpanjang ke-dua setelah Sungai Cikapundung, dari 46 sungai yang mengalir melintasi Kota Bandung. Sungai Cidurian memiliki panjang 24,86 km, melintasi 16 kelurahan yang berada di Kota Bandung dan bermuara di Sungai Citarum di Kecamatan Balendah, Kabupaten Bandung (BPLH Kota Bandung).
Sungai Cidurian merupakan anak sungai Citarum. Berdasarkan Peraturan Daerah Jawa Barat Nomor 39 tahun 2000 tentang Peruntukan Air dan Baku Mutu Air pada Sungai Citarum dan Anak-Anak Sungainya di Jawa Barat, air sungai Citarum peruntukannya untuk Golongan B;C;D. Golongan B adalah golongan air yang dapat digunakan sebagai air baku air minum, golongan C adalah golongan air yang dapat digunakan untuk keperluan perikanan dan peternakan, dan golongan D adalah golongan air yang dapat digunakan untuk pertanian dan dapat dimanfaatkan untuk usaha perkotaan, industri dan pembangkit listrik tenaga air (Peraturan Daerah Jawa Barat No. 39 Tahun 2000).

BAB II
PEMETAAN BADAN AIR 

Berikut adalah gambar 2 merupakan peta lokasi titik sampling titik 8 Sungai Cidurian.


Gambar 2 Titik Sampling 8 Sungai Cidurian
Gambar 2 Titik Sampling 8 Sungai Cidurian



Lokasi : Jl. Rancasawo, Mekarjaya, Rancasari, Kota
Bandung, Jawa Barat 40287

Titik Sampling : Jembatan penghubung

Koordinat : 6°57'43.5"S dan 107°40'19.0"E

Tinggi penampang basah : 0.015 m

Lebar Sungai : 11.93 m

Kecepatan Arus : 7 m/s

Debit air sungai : = (0.015 cm x 11.93 m).7 m/s
= 1.2526 m3/s

Elevasi : 670 mdpl (meter di atas permukaan air laut)

Sumber Pencemar : Limbah domestik

Bentuk dasar sungai                :
Gambar 3 Bentuk Dasar Sungai Cidurian Titik 8
Gambar 3 Bentuk Dasar Sungai Cidurian Titik 8


BAB III
PEMETAAN DAERAH SEKITAR BADAN AIR


Jarak ±500 m ke arah hulu, sisi kanan dan kiri sungai terdapat padat pemukiman. Sedangkan jarak ±500 m ke hilir, sisi kanan sugai terdapat sawah ±3 hektare dan sisi kiri sungai terdapat pemukiman padat penduduk. Sawah tersebut memiliki rata-rata elevasi 668 mdpl (meter di atas permukaan air laut) sedangkan elevasi sungai yang tepat di samping sawah yaitu 669 mdpl. Berdasarkan hal tersebut ada kemungkinan adanya cemaran sisa pertanian dari sawah yang dapat mencemari air sungai.
Padatnya pemukiman yang terdapat di sisi sungai juga salah satu faktor pendukung adanya cemaran di badan air sungai. Cemaran tersebut berupa buangan air sisa aktifitas warga seperti mandi dan mencuci. Banyak juga ditemukan di badan sungai terdapat sampah padat seperti plastik-plastik bungkus makanan dan plastik lainnya. Air Sungai Cidurian titik 8 cenderung berwarna gelap karena terdapat aktifitas warga yang sedang mencari cacing di badan sungai.
Limbah domestik adalah buangan manusia (tinja dan air seni, air limbah kamar mandi, pencucian pakaian, dan sampah rumah tangga lainnya) (Sugiharto 1987). Karakteristik limbah cair domestik antara lain tingginya bahan organik (karbohidrat, protein, dan lemak), deterjen, dan partikel bahan anorganik.
Di lokasi Sungai Cidurian titik 8 ditemukan beberapa warga yang sedang mencari cacing sutera (tubifex). Menurut riset pusat studi lingkungan PPLH Mangkubumi, meningkatnya populasi cacing sutera secara masif menjadi indikator penurunan spesies ikan sebagai dampak pencemaran air sungai dengan aneka limbah industri dan rumah tangga.

Berikut gambar 4, 5, 6 dan 7 adalah dokumentasi hasil pengamatan secara langsung di Sungai Cidurian titik 8.

Gambar 4  Kondisi Sungai Cidurian Titik 8 Arah Hilir yang Dipenuhi Sampah Plastik
Gambar 4  Kondisi Sungai Cidurian Titik 8 Arah Hilir yang Dipenuhi Sampah Plastik
Gambar 5  Sampah yang Terdapat di Sungai Cidurian Titik 8
Gambar 5  Sampah yang Terdapat di Sungai Cidurian Titik 8


Gambar 6  Kondisi Sungai Arah Hulu yang Tampak Lebih Bersih dari Sampah

Gambar 7  Beberapa Warga Sedang Mencari Cacing, Terlihat Air Sungai yang Keruh

BAB IV
TUJUAN SAMPLING


Tujuan dari kegiatan sampling ini adalah untuk:
1.       Mendapatkan sampel yang bersifat objektif, representatif, teliti, tepat dan relevan.
2.      Mengetahui kualitas air sungai di Sungai Cidurian titik 8
3.      Mengetahui tata guna lahan sekitar Sungai Cidurian titik 8.
4.      Mengetahui kandungan pencemar yang terdapat di dalam air sungai Cidurian.
5.      Membandingkan kualitas air sungai dengan baku mutu air bersih.


BAB V
BAKU MUTU YANG DIGUNAKAN


Baku mutu yang digunakan sebagai pembanding kualitas air sungai yaitu Peraturan Pemerintah No 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air dan Peraturan Daerah Jawa Barat Nomor 39 tahun 2000 tentang Peruntukan Air dan Baku Mutu Air pada Sungai Citarum dan Anak-Anak Sungainya di Jawa Barat.Digunakan Perda Jawa barat No 39 tahun 2000 karena Sungai Cidurian merupakan anak Sungai Citarum.  


DAFTAR PUSTAKA

Sugiharto.1987.Dasar-dasar Pengolahan Air Limbah.Jakarta (ID): Universitas Indonesia
Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.
Peraturan Daerah Jawa Barat No. 39 Tahun 2000 Tentang Peruntukan Air dan Baku Mutu Air Pada Sungai Citarum dan Anak-anak Sungainya di Jawa Barat.

LAPORAN PEMETAAN SUNGAI CIDURIAN TITIK 8 (6°57'43.5"S dan 107°40'19.0"E)

Tanggal 11 oktober 2018 film danur resmi di tayangkan di bioskop. Film danur ini salah satu film yang tiketnya bisa di pre order loh.. bahkan saya perhatikan di H-3 penayangan , teater teater pemutaran film Asih sudah penuh. Bahkan saya pun hanya mendapatkan tiket nonton di kursi shift K (lumayan dekat dengan layar, tapi untungnya masih nyaman buat menikmati film). Dari hal tersebut terlihat kan antusias warga pencinta film dalam menyaksikan film Asih.

Poster film Asih (2018)
Poster film Asih (2018)


Oh iya sebagai disclimer. Jujur saya belum pernah menonton series danur univers lainnya, so saya tidak bisa membandingkan film asih ini dengan serial film danur lainnya. Jadi Maafkan Saya ya..

Tapi saya penasaran dengan arti “danur” itu sendiri. Setelah saya cari di KBBI dan ternyata arti danur itu adalah air yang keluar dari bangkai (mayat) yang sudah membusuk. Wah serem juga ya.

Ok, back to the review. Hal pertama yang terlintas saat selesai menonton film asih adalah “Ini film bikin orang nggak betah nonton, disetiap detik menonton penonton sudah digiring ke perasaan takut “dikagetkan” dan setelah kaget ya sudah selesai, tak ada hal lain lagi yang membekas”.

Buat kalian pencinta jumpscare, seriusan kalian harus nonton film asih. Di sini sang sutradara om Awi Suryadi melakukan teknik jumpscare begitu closer, seakan akan memang hantu itu ada di samping kanan kiri kita. Jujur saya sendiri banyak melakukan tutup kuping dan menyipitkan mata haha. Intinya sang sutrasara sangat ahli dalam menakut nakuti penonton. Jika ditelaah lagi sebenernya menurut saya hantu yang ada tidak seram sama sekali, tapi itu semua tertutupi oleh teknik jumpscare yang ada. 

Menilik dari story line, setelah saya baca dari berbagai sumber bahwa film asih ini adalah film pre quel dari Danur 1 dan Danur 2. Bahkan kejadiannya 37 tahun yang lalu. Masih sama, film Asih ini juga di adaptasi dari novel karya Risa Saraswati yang bertajuk “Asih”. 

Namanya Kasih. Sebuah nama yang indah, namun terlalu dingin dengan senyumannya di balik bayang-bayang yang mengerikan. Namun, Asih menjadi nama yang begitu merekat di dalam pikiran. Risa membuka gerbang dialog dengan Asih yang dingin, berbicara dan salineg membuka isi hati. 

Itulah sedikit cuplikan atau gambara cerita yang dituliskan oleh Risa Saraswati di dalam novelnya yang berjudul Asih. Menurutku ide ceritanya simple dan menarik.

Tapi entah kenapa di film Asih ini dengan modal story line yang cukup bagus namun pembawaan ke adegan film terkesan hambar. Menurut saya dialog-dialog yang disampaikan di film tidak menyatu dengan si pemain/tokoh dalam film. Entah si aktor/aktrisnya kurang jago akting atau sang sutradaralah yang tidak bisa mengarahkan ekspresi penjiwaan sang pemain film. Banyak dialog-dialog yang saya fikir masih mengambang, adegan demi adegan yang dilakukan terlihat terburu-buru tanpa transisi yang halus.
Dari segi latar film juga terkesan membosankan. Memang latar film di sini tidak banyak, hanya sekitran rumah, pohon, dan halaman. Tapi setidaknya bisa di akali dengan teknik pengambilan gambar yang variatif. Di sini bukan berarti saya menjelek-jelekan film asih ya, tapi inilah yang saya rasakan. Mungkin dari sisi pengambilan gambar bisa termaafkan, Cuma ya tadi, akting si pemain kurang maksimal dalam mengintrepetasikan dialog-dialog yang ada. Padalah banyak unsur-unsur creepy yang disajikan mulai dari mitos suara anak ayam, mitos suara tiang listrik tengah malam, mitos menaruh gunting di balik bantal dan masih banyak lagi hal creepy deep lainnya. Tapi kenapaa... semua itu terlihat biasa saja di film?
Berdasarkan analisis saya, sang sutradara lebih fokus ke arah “menakut-nakuti” dan sepertinya lupa dengan unsur story yang harus dibangun kuat dalam film. Jujur menurut saya film horror yang bagus adalah film horror yang tidak hanya membuat takut saja tapi film yang bisa dinikmati dari segi story nya juga. Rasa takut yang sesungguhnya itu bukan hanya sekedar teriak histeris di bioskop tapi rasa takut yang mampu terngiang terus walaupun sudah keluar dari bioskop bahkan bisa jadi terngiang terus saat sudah sampai di rumah atau kostan.
Kesimpulannya film ini bisa dikatakan film yang buat orang teriak kaget. Jika kalian ingin mengukur jumpscare ardenalin, kalian WAJIB NONTON FILM ASIH. Tapi jika kalian berekspetasi dengan story line yang kuat dan penuh plot twist, agaknya kalian jangan terllau berharap.
Rating yang bisa saya berikan yaitu 5.7/10. OK itulah review film Asih dari saya, semoga terhibur dan membantu. Sekian. 

Film Asih Buat Satu Bioskop Teriak, "Kaget"

Hi Sahabat hijau! kali ini saya akn berbagi informasi cara membuat surat keterangan sehat jasmani dan rohani, khususnya di daerah Kota Bandung.

Saya sedniri membuat surat keterangan sehat jasmani dan rohani untuk keperluan pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Di persyaratan CPNS saya diharuskan melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani. Sekarang saya berdomisili di Kota Bandung. Mengingat bahwa ini merupakan keperluan untuk persyaratan kerja, saya pun memutuskan membuat surat kesehatan dari rumah sakit. Rumah sakit terdekat dari rumah yaitu Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Rumah Sakit Hasan Sadikit (RSHS) beralamatkan di Jl Pasteur No 38 Bandung. RSHS itu sendiri merupakan rumah sakit yang cukup besar. Lalu dimana gedung RSHS khusus pembuatan surat sehat? Gedung yang khusus menerima pembuatan surat sehat yaitu di gedung Cardiac. Lokasi gedung Cardiak tepat berada di depan jalan Sukajadi (sebrang SPBU).



Jam operasional pembuatan surat sehat di gedung cardiac RSHS yaitu hari Senin sampai hari Jumat dan batas pendaftarannya yaitu sampai jam 2 siang.

  • Setelah kita sampai di gedung cardiak, lalu kita akan di arahkan menuju lantai 4. Setelah sampai di lantai empat kita belok ke arah kiri (dari meja resepsionis utama lantai 4). Setelah itu kita sampai di meja resepsionis khusus penerimaan pembuatan surat keterangan sehat.

meja resepsionis

 tempat pendaftaran surat keterangan sehat

  • Setelah itu kita diminta keterangan mengenai tujuan pembuatan surat kesehatan dan diminta menujukan KTP asli kita.
  • Resepsionis akan memberikan lembar pendaftaran yang harus kita isi.
Oh iya, berikut adalah daftar harga/biaya pembuatan surat keterangan sehat di RSHS
daftar harga/biaya pembuatan surat keterangan sehat di RSHS


  • Setelah kita mengisi lembar pendaftaran, kita kemudian diarahkan untuk melakukan pembayaran di loket pemabayran yang letaknya tak jauh dari menja resepsionis.

proses pembayaran

  • Setelah melakukan pembayaran, kemudian kita mengantri untuk melakukan cek kesehatan jasmani/ fisik (ruangannya tidak jauh dari meja resepsionis). Apa saja yang di cek? yang di cek yaitu berat badan, tensi darah, tinggi badan, status buta warna, dan keadaan perut. Surat keterangan sehat jasmani langsung jadi di hari itu juga. Surat tersebut diberikan oleh dokter yang memeriksa. Kemudian kita akan diminta untuk membubuhkan cap rumah sakit *minta cap nya di tempat resepsionis saat kita daftar.
  • Kebetulan saya juga harus menjalani tes kesehatan rohani. Tempat tes kesehatan rohani terletak di gedung yang berbeda yaitu di Ruang Psikometri/ Jiwa. Cara menuju ke ruang tersebut yaitu kita turun ke lantai satu, kemudian belok kanan sampai menemui lorong, kemduian belok kanan lagi sampai menemukan plang "ruang psikometri" lalu belok kanan. 
  • Tes kejiwaan itu seperti apa sih? nah di tes ini kita diharuskan menjawab soal sebanyak 500 lebih soal! sangat banyak dan membuat tangan pegel-pegel. Pertanyaan yang diberikan cukup simple kita menjawabnya hnaya ya/tidak. contoh pertanyaan kejiwaan yaitu "Apakah anda suka majalah otomotif?" dll.
lembar jawaban tes kejiwaan


  • Saran, kalian harus membawa alat tulis sendiri (bisa pensil atau pulpen)
  • Hasil tes kejiwaan tidak jadi hari itu juga, kita diharuskan datang kembali ke esokan harinya. waktu itu saya diharuskan datang kembali besoknya pukul 1 siang.
Ok teman-teman itulah pengalaman saya saat mebuat surat keterangan sehat jasmani dan rohani. semoga membantu.


Cara membuat surat keterangan sehat jasmani dan rohani di Bandung!

Selamat siang! 
Ini masih keburu gak ya buat review? telat banget kan? wkk 😁
Sebenarnya saya nonton film Venom saat premiere, pada hari Rabu tanggal 3 Oktober 2018 di Ciwalk Bandung. Lagi dan lagi saya masih memanfaatkan promo dari Tix.id. Harga tiket normal untuk 2 orang yaitu Rp. 70.000,-. Saya mendapatkan potongan Rp. 35.000,- (potongan harga buy one get one free) + potongan pengguna Tix id Rp. 25.000,-. Jadi total diskon yang saya dapat yaitu Rp. 55.000,-. Lumayan kan buat anak kost seperti saya hehe #sayanguangnya

Cara mendapatkan PROMO TIX ID!
  1. Install App TIX ID di playstore atau App Store kalian.
  2. Daftarkan akun baru kalian
  3. Aktifkan Akun DANA (ada di bagain menu profile)
  4. Masukan Kode Referal TIX ID: YSC3U6
  5. Selamat Anda mendapatkan Voucher nonton senilai Rp. 25.000 + Rp. 25.000 GRATIS!
  6. Sekarang lagi ada promo Buy One Get One nonton VENOM
  7. Ada juga promo Buy One get One di hari RABU (Semua jenis Film).
  8. Selamat Mencoba!

Dikarenakan jadwal kuliah saya yang super padet, akhirnya pembuatan artikel review film kali ini sedikit tersendat. Alhamdulillah akhirnya jadi juga ini artikel.
venom 2018
Venom

Back to the Review!
Mulai dari mana ya.. Ok kita mulai dari si venom itu sendiri. Kalian tahu venom? buat kalian pencinta film Spiderman, tentunya kalian tahu dong salah satu musuh dari mas Spiderman ini. Yap! Venom merupakan vilan yang pernah muncul sebelumnya bersama dengan Spiderman di SPIDERMAN 3 (2007).
Poster film Spiderman 3
Sumber: Marvel Movie Wikia
Berdasarkan cerita, venom ini merupakan simbiot sejenis mahkluk dari luar angkasa. Simbiot ini bisa menjadi sebuah parasit jika tumbuh di tubuh inang yang salah/ tidak sesuai bahkan tubuh inang tersebut bisa rusak/ mati. Namun, simbiot ini akan menjadi mutualisme dengan tubuh inang jika tumbuh di inang yang mereka (simbiot) sukai. Seperti kasus venom ini, simbiot venom menyukai tubuh inang Eddi Brock.

Sebenarnya antara venom versi Spiderman 3 (2007) dengan Venom (2018) tidak jauh berbeda, cuman cerita di Venom (2018) lebih disesuaikan lagi. Saya tidak mau panajng lebar membahas perbedaan dan persamaan Venom versi Spiderman 3 (2007) dengan Venom (2018) dikarenakan pasti akan menimbulkan spoler. Di sini saya akan lebih fokus mereview tentang kualitas film Venom (2018).

Perbedaan Spiderman 3 (2007) dengan Venom (2018)
Sumber: Youtube
Antusiasme Penonton!
Gila! ini film bener-bener gila! FIlm Venom sampai-sampai tiketnya bisa di Pre-order. Saya sendiri Pre order tiket film ini agar bisa menonton di hari pertama tayang. Padahal saya pesen tiket di H-2 dan ternyata semua teater di bioskop Bandung hampir penuh, hanya tersisa kursi satu-satu "nyempil". Sulit sekali mendapatkan hot seat (apalagi buat nonton berdua sampingan). Saya memesan tiket untuk 2 orang, itupun tidak duduk berjejeran samping kanan kiri. Saya membeli tiket di kursi C12 dan B12 (jejer depan belakang) gk bisa diskusi dengan teman sebangku wkk. Itu saya nonton film venom pukul 21.55 dan teater Full!

Alur Cerita
Jujur saja alur cerita venom (2018) sedikit boring di awal. Saya sempat menanyakan pendapat teman saya dan dia bilang filmnya boring di awal (sampai-sampai sempat tidur) *temen saya itu bukan pencinta marvel banget. Mungkin buat kalian pencinta film marvel, seboring apapun film itu pasti akan tetap ON FIRE! karena seperti yang kita ketahui bahwa disetiap scene film pasti marvel menyelipkan adegan penting, so kalian jangan pernah lewatkan sedetik pun scene tersebut. 

Menurut saya alur cerita film ini "slow but sure". Di sini sang sutradara bapak Ruben Fleischer sangat pintar mengemas alur ceritanya, biasanya untuk film-film superhero/ manusia yang punya kekuatan kadang alurnya terlalu terburu buru hingga muncul kalimat "ko gitu? gampang banget jadi kuat? gak ada proses banget". Nah di film Venom (2018) alurnya sangat bagus, perlahan tapi pasti. Pemeran utama Eddi Brock tidak "ujug-ujug" menjadi kuat. Eddi Brock diceritakan dari awal mula kisah dia seorang laki-laki biasa bahkan pecundang.

Ada banyak kejutan-kejutan di film ini. Buat kalian warga melayu pasti akan bilang "waw". Tonton saja. 

Pemain
Pemeran utama Eddi Brock diperankan oleh Tom Hardy. Aktingnya jangan diragukan lagi. Banyak sekali film-film yang sudah om Eddi perankan mulai dari tahun 2001. Kalian bisa cek profile om Eddi di wikipedia.

Eddi Brock

Tom Hardy


Saya sempat salah fokus ke tokoh Anne Weying. Anne Weying merupakan pasangan dari Eddi Brock. Di film Venom (2018) Anne Weying yang dipeankan oleh Michelle Williams terlihat sangat cantik dengan rambut panjang lurus sebahu nya. Aktingnya pun tak usah diragukan lagi.

 
Anne Weying
Anne Weying

Michelle Williams
Michelle Williams


Dan masih banyak lagi pemain-pemain lainnya! *aslinya males bikin review pemain yang lain wkkk, maafkan 

Sinematografi dan CGI
Sinematografi dari film ini ya.. lumayanlah ya.. standar seperti film film super hero lainnya (ngomong-ngomong saya bingung mau sebut venom superhero atau bukan haha). CGI nya pun hampir tidak ada yang harus di kritik, semua CGI terlihat natural.

Kesimpulan
Dilihat dari rating IMDb, film Venom (2018) memiliki rating di atas rata-rata yaitu 7.1/10

VENOM IMDb Rate
VENOM IMDb Rate
Saya pribadi memberikan rating untuk film ini yaitu 7.0/10. Highlight dari film ini yang saya kritiki yaitu seharusnya dari segi cerita, sang sutradara harus mengemas cerita lebih fun lagi agar si penonton tidak boring di awal film. Selebihnya film ini sangat menghibur terlebih buat kalian pencinta film marvel. Ini sangat recommendid!! Buat kalian yang kepo dengan kisah segar dari munculnya venom, silahkan tonton film ini! mumpung masih tayang dan mumpung masih ada PROMO hehe 😁.

Oh iya jangan sampe keluar teater dulu, ada 2 post credit menunggu.

Oke sekian dulu ya review film kali ini. Semoga membantu.

Review VENOM 2018! [Free Spoiler]

Hello Sahabat Movie! Kembali lagi dengan Saya di Radarhijau. Di sini siapa yang suka nonton film horror? *yang walaupun takut tetap suka dengan misteri atau teka-teki filmnya.
Film The Nun
Film The Nun (2018)
Hari Rabu, 5 September 2018 film The Nun resmi rilis di Indonesia. Film ini merupakan salah satu film horror yang saya tunggu-tunggu bahkan semenjak film ini hanya sebatas ‘rumor’. Saya kira film The Nun yang mengisahkan hantu Valak ini hanya sebuah meme atau lelucon menyambut dulu hadirnya film The Conjuring 2 (2016), dan ternyata trailer resmi film The Nun pun hadir menggemparkan. Saya sangat antusias dengan film ini.

Saya berharap film ini disutradarai oleh James Wan, sayangnya di sini James Wan hanya berperan sebagai Pak Produser. Buat kalian yang belum tahu James Wan itu siapa, sedikit mengulas bahwa James Wan adalah sutradara ternama film horror. Saya sangat yakin jika film yang di tangani/ di sutradarai oleh beliau pasti hasilnya di atas rata-rata. Beberapa film yang sukses di direct oleh om James yaitu Saw (2004), Insidius (2011), Insidius: Chapter 2 (2013), Furious 7 (2015) dan The Conjuring 2 (2016). 

Film The Nun di sutradarai oleh Corin Hardy. Data karya film dari Corin Hardy tak begitu banyak yang saya dapat, Corin Hardy pernah mensutradarai film Horror The Hallow (2015). Beda sutradara beda rasa, mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan film The Nun. Banyak sekali pencinta film horror (yang benar-benar cinta dari DNA) merasa sedikit kecewa dengan film The Nun. Terlihat beberapa teman saya yang ‘hobby’ nonton horror meluapkan kekecewaan pada film ini di social media mereka.

Apa sih yang membuat kecewa para netijen? Jujur saya juga sedikit merasa film ini di bawah ekspetasi saya. Tapi ada beberapa hal yang membuat saya bangga dengan Pak Corin di film The Nun ini. Biar lebih jelas lagi mari kita simak reviewnya.
Saya cek di app TIX ID, semua teater yang ada di Kota Bogor hampir semuanya penuh! Sangat sulit mendapatkan hot seat apalagi untuk kursi couple/ groupy. Untung saja saya bukan tipe orang-orang yang mau nonton kalo ada teman sebangkunya, saya lebih prefer untuk menikmati filmnya. Jadi tak masalah buat saya, Alhamdulillah kursi nyempil di lokasi hot seat pun masih ada. Melihat dari ramainya teater bioskop, ini sudah jelas terlihat bahwa Film The Nun ini sangat di tunggu-tunggu sekali. 

Ok sekarang saya mau mereview dari segi story line. Pastinya story line yang disajikan tidak mentah-mentah story line yang mudah ditebak. Jujur saja saya baru tahu alur cerita film ini di ¾ jalannya film. Jadi film ini dari sisi story line masih aman (dibilang plot twist yaa... standar saja, tidak seribet story line film detektif ko kawan hehe). 

Oh iya, film The Nun ini latar waktunya yaitu beberapa tahun sebelum kejadian di film The Conjuring 2. Lebih tepatnya film ini adalah film yang mengisahkan awal mula munculnya si Valak. Saya tebak, karena film The Conjuring 2 laku abis di pasar perfilman akhirnya si James Wan pun berani untuk membuat film prequel Film Conjuring 2 yaitu The Nun. The Nun ini merupakan film yang 90% latar ceritanya berada di gereja tua. Inti storynya yaitu menguak sesuatu yang ‘ganjil’ di gereja tua tersebut. Perjalanan yang penuh debaran dan teka-teki tersusun rapih di setiap scene film ini.

Teknik Jumpscare di Film The Nun patut diacungi jempol! Banyak scene jumpscare yang menurut saya fresh/ baru di film horror ini. Tak hanya monoton sekedar suara sunyi lalu muncul hantu, di film ini banyak kumpulan-kumpulan teknik yang dikombinasi sperti nuansa pencahayaan, scene di depan cermin, sinematografi yang menguatkan rasa kengerian dan lainnya. CGI di film ini pun masih terbilang aman. Pemain-pemain di film ini pun saya sangat menikmati aktingnya. Akting para pemain terlihat natural, tidak berlebihan bahkan saya suka dengan paras-paras the nun (biarawatinya) semua cantik-cantik. Jadi tidak melulu melihat wajah rusak atau seram si valak hehe. Selain itu, unsur komedi di film ini juga ada beberapa yang mampu mengadirkan senyum bergemuruh para penonton di bioskop.

Saya tahu mengapa banyak orang yang kecewa (termasuk saya sendiri) terhadap film The Nun. Sang sutradara terlihat lebih fokus ke teknik jumpscare bahkan terlalu berlebihan. Si Corin Hardy ini lupa menguatkan unsur permainan psikologi penonton. Di film The Conjuring 2 ketika muncul Valak penonton langsung merasakan kengerian bahkan mungkin ada yang sampai terbayang-bayang walau film sudah selesai. Berbeda di film The Nun ini, penonton melihat valak tak lagi merasa ngeri tapi hanya merasa takut atau bahkan hanya ‘kaget’ saja. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Karena di Film The Nun ini terlau banyak scene teror fisik yang dilakukan bukan teror psikis (lebih tepatnya seperti menonton film zombie bukan film horror). Itu merupakan kesalahan yang fatal. Kasus ini sama yang terjadi di film Pengabdi Setan. Di film Pengabdi Setan penonton sempat kecewa dan merasa aneh di scene-scene terakhir film (katanya kaya film The Walking Dead) tapi untungnya di Film Pengabdi Setan, penonton sudah lebih dulu ‘dijejelin’ teror psikis di awal-awal film. Refrensi yang bagus buat kalian tentang film horror yang terror psikisnya kuat yaitu film Hereditary (2018).

Menurut saya, standar film horror sekarang meningkat tajam. Para sutradara harus ektra kerja keras dalam merakit scene-scene yang ada. Sekarang menonton film horror bukan hanya sekedar ingin menikmati bentakan musik-musik keras dan muka-muka rusak si hantu saja, melainkan penonton harus disuguhkan story line yang mampu menguras pemikiran, terror yang natural yang mampu menggoyangkan psikis penonton dan tentunya harus disertai bumbu-bumbu lainnya seperti humor, CGI, sinematogarfi, bahkan sountrack musik yang melekat di pendengaran. "You are my sunshine, my little sunshine...". "Di kesunyian.. Malam ini..."

Rating yang bisa saya kasih buat film ini yaitu 6.8/10. Rating sementara di IMDb untuk Film The Nun yaitu 7.2/10. Tapi film ini sangat recomended ko kawan. Buat kalian penggemar film horror The Conjuring Series WAJIB NONTON! Kalian harus tahu si valak ini lahir dari mana.
Ok sekian review dari saya. Selamat menonton!!

Buat kalian yang mau dapetin tiket Buy One Get One + Voucher nonton senilai Rp. 50.000 GRATIS! Caranya mudah (saya juga nonton pakai cara ini, jadi lebih hemat kawan).
Caranya yaitu kalian pesan tiket online di app TIX ID.

  1. Install App TIX ID di playstore atau App Store kalian.
  2. Daftarkan akun baru kalian
  3. Aktifkan Akun DANA (ada di bagain menu profile)
  4. Masukan Kode Referal TIX ID: YSC3U6
  5. Selamat Anda mendapatkan Voucher nonton senilai Rp. 50.000 GRATIS!
  6. Sekarang lagi ada promo Buy One Get One nonton The Nun
  7. Ada juga promo Buy One get One di hari RABU (Semua jenis Film).
  8. Selamat Mencoba!


[Review Film] Film The Nun (2018) ternyata di luar ekspetasi