Radarhijau

    Social Items

Available Ads 728x90
Tempat Nugas (Co Working) di Kota Bandung GRATIS!
Assalamualaikum sahabat hijau. Akhirnya sempat juga ngobrol panjang lebar lagi di sini setelah melewati semester lalu yang sungguh sangat spadat (24 SKS cuy), untung hamba kuat :')

Ok tanpa basa basi lagi, kali ini saya akan berbagi informasi tentang Co-Working Space. Buat kalian yang belum tahu apa itu co-working space, jadi itu adalah sebuah tempat yang di desain khusus untuk dijadikan tempat kerja, belajar, rapat, diskusi, dan hal lainnya yang produktif.

Sebelumnya saya mau nanya nih ke kalian. Sahabt hijau di sini ketika mengerjakan tugas sekolah, tugas kuliah, atau tugas kantor lebih enak mengerjakannya dimana? apakah di rumah? kostan? di kafe? atau dimana?

Saya sendiri entah kenapa lebih senang mengerjakan di tempat umum seperti kafe (tapi yang tidak terllau ramai ya). Alasannya simple yaitu merasa nyaman ketika ada orang-orang disekeliling (intinya berasa ada yang nemenin). Kadang jika mengerjakan tugas atau belajar sendiri di rumah itu terasa bosan, sepi, dan ujung-ujungnya mengantuk. Pernah saya coba sambil ditemani kopi, cemilan, dan tetap saja mengantuk dan bosan. Tapi ini tidak general ya, ini hanya pengalaman pribadi.

Nah masalahnya jika kita terus mengikuti hasrat untuk nugas atau belajar di luar (kafe, dll) itu tentu saja akan berdampak ke pengeluaran. Tidak mungkin kan kita nongkrong di kafe tanpa beli sesuatu. Minimal membeli secangkir kopi panas yang awet sampai berjam-jam hehe.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ada satu solusi yaitu Co-working Space. Di Kota Bandung sebenearnya banyak co-working space. Mulai dari yang berbayar sampai yang GRATIS!!

Kali ini saya akan bahas yang gratis saja ya hehe.
Nah kebetulan hari Rabu tanggal 14 Agustus lalu saya pertama kali berkunjung ke coworking Bandung Digital Valley. Pengalaman pertama berkunjung sudah memberikan kesan positif.
Oh iya sebelumnya saya sudah terlebih dahulu mendaftar secara online sebagai anggota di coworking space Bandung Digital Valley.
Cara daftarnya, kalian tinggal sign up di link ini ==> PENDAFTARAN
Lokasi Bandung Digital Valley ini terletak di Menara Bandung Digital Valley Lantai 4, Jalan Gegerkalong Hilir No. 47, Sukarasa, Sukasari.


Setelah sampai ke lokasi, kalian bisa tanya ke Satpam yang berjaga di depan, bilang saja ingin ke Co Working Space, lalu Satpam akan menujukan tempat parkir dan pintu masuk. Tempat parkir berada di samping kiri belakang (lumayan luas). Setelah itu kalian masuk ke gedung utama. di Lobi kalian akan bertemu dengan penjaga "mbak-mbak" front table. Bilang saja kalian ingin ke coworking space dan nanti kalain akan diminta No ID member (ada di akun member yang sebelumnya kalian sudah daftar). Selain itu untuk jaminan, KTP kalian akan ditukar sementara dengan ID Visitor. ID Visitor ini berguna untuk akses ke pintu masuk (kalian tidak bisa masuk tanpa ID Visitor tersebut, karena pintu masuk dilengkapi dengan pengaman sensor kartu). Lokasi Bandung Digital Valley coworking space terletak di lantai 4.

Suasana di BDV
Suasana di BDV

Jam operasional Bandung Digital Valley Coworking space yaitu dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore dan hanya buka di weekdays (Senin-jumat). 
Fasilitas di sana cukup lengkap (ada mushola di lantai 5 pojok kiri, ada kopi gratis juga tapi saya belum nyobain) dan atmosfer tempatnya sangat futuristik. Tempat favorit saya sedniri yaitu di table yang menghadap ke Kota Bandung (indah asli).

Suasana di BDV
Suasana di BDV
Suasana di BDV
Suasana di BDV

Setelah saya mencari info, ternyata ada lagi cowrking space yang GRATIS! hehe yaitu:
Digital Innovation Lounge (DILo), jam operasional weekdays dari jam 9 pagi sampai jam 8 malam. Hari sabtu dan minggu tetap buka cuma jam operasionalnya dari jam 1 siang sampai jam 8 malam. Saya sendiri belum berkujung ke Dilo, semoga sabtu ini ada kesempatan berkunjung.

Ok sahabat hijauku, itu saja curcolku hari ini. Semoga informasinya bermanfaat dan isa menjadikan kita semua menjadi manusia yang lebih kreatif dan produktif lagi Aamiin. Sekian. Wasalamualikum.


Tempat Nugas (Coworking Space) di Kota Bandung GRATIS!

Assalamualaikum Sahabat Hijau! Di artikel ini Saya akan memberikan sedikit informasi tentang Perencanaan Sistem Plumbing. Yuk simak bareng.
Refrensi Perencanaan Sistem Plumbing

1. Pengertian Plumbing

Plambing merupakan suatu sistem pemipaan dan peralatan yang bertujuan untuk menyediakan air bersih yang memenuhi syarat kualitas dan kontinuitas, juga saluran air buangan kotor dari tempat tempat tertentu tanpa mencemari bagian bagian penting dalam sistem pipa agar mencapai kondisi higienis untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana guna memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada pengguna gedung saat kondisi normal tidak memberikan bahaya potensial pada kesehatan manusia maka salah satu upayanya adalah dengan merancang sistem plambing yang baik pada bagian dalam gedung dan lingkungan gedung tempat bekerja yang meliputi system penyediaan air minum, system penyaluran air buangan dan ven, system pencegah kebakaran dan system penyaluran air hujan. (Soufyan M. Noerbambang dan Takeo Morimura: 1991).

2. Sistem Plumbing

Sistem plambing merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan gedung. Oleh karena itu perencanaan dan perancangan system plambing harus dilakukan bersamaan dan sesuai dengan tahapan-tahapan perencanaan dan perancangan gedung itu sendiri, dengan memperlihatkan secara seksama hubungannya dengan bagian-bagian konstruksi gedung serta dengan peralatan lainnya yang ada.

3. Refrensi Perencanaan Sistem Plumbing

Refrensi Perencanaan Sistem Plumbing mencakup tinjauan umum hingga perhitungan yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia mengenai tata cara perencanaan sistem plambing diantaranya adalah:

  1. Noerbambang, M Sofyan. 1996. Perencanaan dan Pemeliharaan Sistem plambing. PT.Pradnya Paramita. Jakarta.
  2. Standar Nasional Indonesia 03-6481-2000 Spesifikasi Sistem Plambing
  3. Standar Nasional Indonesia 03-7065-2005 Tata Cara Perencanaan Sistem Plambing
  4. Standar Nasional Indonesia 8153: 2015 Sistem Plambing pada Bangunan Gedung

Refrensi Perencanaan Sistem Plumbing

Assalamualaikum Sahabat Hijau. Apakah kalain tahu apa itu Journal Planner? Journal Planner adalah sebuah catatan yang berisi rangkaian kegiatan kalian sehari-hari. Catatan itu bisa berisi jadwal keseharian kalian, list to do, bahkan list capaian-capain yang harus terlaksana.
Menjadi Produktif dengan Journal Planner

Apa sih manfaat Journal Planner?

  1. Dapat menjadikan kamu menjadi manusia produktif
  2. Hidup kamu teratur
  3. Mengatasi sifat mudah lupa (pelupa)
  4. Mempermudah mengejar target atau cita-cita kalian, dan masih banyak lagi keuntungan-keuntungan dari Note Planner.


Bentuk note planner itu seperti apa sih?
Note Planner dapat kita buat sendiri atau kita bisa download template yang sudah ada. Intinya Planner itu mirip dengan Agenda. Berikut adalah 7 Ide Desain Membuat Journal Planner

1. Bermain Kreasi dengan MILDLINE dan selotif motif
2. Menghias dengan Motif Bunga
3. Menghias dengan Motif Kaktus
4. Berkreasi dengan Cat Air
5. Simple Lettering
6. Mengias ala kliping
7. Menghias dengan Tema Lebah dan Madu


Ok, itulah 7 Ide Desain Membuat Journal Note Planner. Semoga menginspirasi dan bermanfaat. Yuk mulai sekarang menjadi manusia produktif. 

Menjadi Produktif dengan Journal Planner

7 Tips Memilih Kostan untuk Mahasiswa Baru

Assalamualaikum Sahabat Hijau, kali ini aku mau coba memberikan & Tips Memilih Kostan untuk Mahasiswa Baru. Buat kalian mahasiswa baru yang sedang bingung memilih kostan yang seperti apa, atau buat kalian yang tidak mau salah pipih saat memilih kostan pertama aklian, so jangan khawatir. Di sini aku mau memberikan 7 Tips Memilih Kostan. Yuk langsung saja kita simak.

Terdekat dari Kampus
1. Terdekat dari Kampus
Ini sih wajib pake banget ya sahabat, selain dapat mengemat uang transport. Keuntungan memilih kostan yang dekat dengan kampus yaitu kita bisa antisipasi telat masuk kuliah. Dan tentunya saat jam kosong kita bisa pulang dulu ke kostan untuk sejenak istirahat atau mungkin makan di kostan (double hemat kan). Di saat ada kegiatan kampus yang mengharuskan kalain pulang malam seperti kegiatan organisasi atau jam tambahan, kalian tidak usah khawatir karena kostan kalian kan dekat dengan kampus hehe. Jadi jika memungkinkan ada sebuah kostan dekat dengan kampus, so pilihlah kostan itu.

Supply Air Bersih Terjamin
2. Supply Air Bersih Terjamin
Ini tidak akalah penting! Hal ini sebenarnya seringkali dilewatkan oleh orang-orang saat memilih tempat tinggal atau kostan. Sekarang cobalah tanyakan terlebih dahulu ke Ibu Kost perihal ketersediaan air bersihnya, apakah airnya bersih, apakah airnya lancar dll. Lalu apasih keuntungan kita mendapat air bersih yang terjamin. Jangan ditanya, tentunya kalian sudah tau jawabanya. Selain suasana mandi terasa nyaman, kita juga tidak perlu memakai air galon untuk sikat gigi atau bahkan jika airnya bersih kita juga bisa memasaknya menjadi air minum jadi tidak usah lagi membeli air galon.

Sedikit cerita, saya mempunyai pengalaman mendapatkan kostan yang airnya bau besi. OH NO! sangat menyiksa, air harus didiamkan dulu agar kandungan besi mengendap di dasar bak, dan tau tidak bahwa endapan itu berwarna kuning besi yang sangat sangat mengotori lantai, bak, kloset dll. Sampai-sampai aku bosan membersihkan kamar mandi. Pastinya ketika aku gososk gigi selalu menggunakan air galon dan cuci muka pun demikian. Jadi buat kalian jangan sampai menyesal ya, PLEASE perhatikan kondisi air bersih di calon tempat kost kalian.

Ventilasi Udara dan Cahaya Alami
3. Tersedia Ventilasi Udara dan Cahaya Alami
Ini sebenarnya menurutku adalah moodboaster banget buat kondisi belajar. Aku sendiri tipe orang yang bisa fokus belajar jika tempat sudah sesuai mood. Salah satu contohnya yaitu adanya udara segar yang masuk kamar dan cahaya matahari yang menerangi dari sudut sisi jendela. Selain itu, cahaya matahari juga bisa digunakan sebagai penerangan alami, jadi aku tidak usah menyalakan lampu sat siang hari. Siklus udara juga sangat penting. Ingat walaupun kita pakai AC, itu tidak berpengaruh terhadap siklus udara. Prinsip kerja AC hanya meniupkan udara dingin dan TIDAK menukar udara segar dari luar ke dalam. SO... ini penting banget buat sahabat hijau mencari kostan yang support siklus udara yang bagus. Siklus udara yang bagus dapat meminimalisisr timbulnya bibit-bibit penyakit dan tentu menghilangkan bau-bau tidak sedap di dalam akmar.

Dekat dengan Fasilitas Umum
4. Dekat dengan Fasilitas Umum
Perhatiakn juga support fasilitas-fasilitas umum disekitar kostan kalian ya seperti warung, pasar, tempat loundry, rumah sakit/ klinik, tempat makan, ATM, dll. Semua itu sangat penting untuk membantu kebutuhan-kebutuhan sehari-hari kalian di kostan.

Berisik
5. Tidak Berisik
Penting banget! Aku sendiri berpendapat bahwa kostan adalah surga tempat beristirahat yang paling nyaman setelah kita menjalani kegiatan yang padat di kampus. Tidur yang nyaman dan berkualitas tentu sangat diharapkan. Jadi tidak ada salahnya jika kalian menanyakan perihal kebisingan di calon kostan kalaian kepada ibu kost.

cctv
6. Aman dari Pencurian dan Kriminalisasi
WASPADAI INI YA SAHABAT! Biasanya mahasiswa baru merupakan objek empuk untuk pelaku-pelaku pencurian. Ini terasa menjadi hal lumrah. Banyak teman saya, adik tingkat ketika baru masuk kuliah selang beberapa minggu banyak yang mengaku kehilanagn. Mulai dari kehilangan sepatu, Hp, laptop bahkan ada yang kehilangan motor pula. Jangan jauh-jauh ke teman, Akupun sempat merasakan kehilangan, sedih sih jika diceritakan intinya AKu tidak mau terjadi ke kalian. Jadi harus terus waspada. Tanyakan kepada Ibu kost tentang kemanan kostan dan bagaimana cara mengantisipasinya.

regulation
7. Patuhi Tata Tertib Kostan
Setelah kalian mendapatkan kriteria yang cocok mengenai kostan kalian. Sahabat hijau juga jangan sampai lupa untuk tetap mematuhi peraturan di kostan tersebut. Jadilah warga pendatang yang sopan, baik dan benar hehe.

Semangat sahabat hijauku!!!!

Oke itulah 7 TIps Memilih Kostan untuk Mahasiswa Baru, semoga membantu.

7 Tips Memilih Kostan untuk Mahasiswa Baru

Hi Sahabat Hijau! Selamat Pagi, Selamat Siang, dan Selamat Malam. Kali ini aku akan membahas sebuah soal Cara Menghitung Kecepatan Angin Berdasarkan Ketinggian yang Berbeda-beda. Ok langsung saja ke contoh soal berikut ini.
Cara Menghitung Kecepatan Angin

Contoh Soal:
Tentukan kecepatan angin pada ketinggian 100 m, 200 m, 300 m, 400 m, dan 500 m pada 6 titik kategori (Kategori A, B, C, D, E, dan Kategori F) untuk di daerah Desa (Rural) dan Kota (Urban). Diketahui kecepatan angin pada Anemometer yaitu 2,5 m/s dan ketinggian Anemometer yaitu 10 m. Dan buatlah grafik hubungan antara ketinggian dan kecepatan angin.

Tabel 1. Ketentuan Eksponen Masing-masing Kategori
Ketentuan Eksponen Masing-masing Kategori
Rumus mencari Kecepatan Angin:
Rumus mencari Kecepatan Angin
(sumber: Kim Oanh) dalam slide persentasi Mata Kuliah Kimia Lingkungan ITENAS.

Contoh Perhitungan:
Kecepatan Angin Kategori A di desa dengan ketinggian/ elevasi 100 m.
Diketahui:
U(za) 2,5 m/s
za 10 m
z 100 m
P 0,07
Ditanyakan:
Kecepatan Angin di ketinggian 100 m
Jawab:
Contoh Perhitungan

Tabel 2. Data Kecepatan Angin di Kawasan Desa Berdasarkan Ketinggian
Data Kecepatan Angin di Kawasan Desa Berdasarkan Ketinggian
*klik gambar untuk memperbesar

Tabel 3. Data Kecepatan Angin di Kawasan Kota Berdasarkan Ketinggian
Data Kecepatan Angin di Kawasan Kota Berdasarkan Ketinggian
*klik gambar untuk memperbesar

Berikut adalah grafik yang terbentuk berdasarkan data yang telah dihitung:
Grafik Peningkatan Kecepatan Angin di Kawasan Desa
Gambar 1. Grafik Peningkatan Kecepatan Angin di Kawasan Desa
Grafik Peningkatan Kecepatan Angin di Kawasan Kota
Gambar 2. Grafik Peningkatan Kecepatan Angin di Kawasan Kota
Kesimpulan:
Berdasarkan perhitungan dan visualisasi dari grafik, dapat disimpulkan bahwa:
1. Kecepatan angin di desa lebih besar dibandingan kecepatan angin di kota
2. Semakin tinggi elevasi (ketinggian), maka semakin besar nilai kecepatan angin yang dihasilkan.
Download File Excel: Download
Ok teman-teman, itulah sedikit informasi yang bisa aku sampaikan. Terimakasih. Semoga bermanfaat.

Cara Menghitung Kecepatan Angin Berdasarkan Ketinggian yang Berbeda

Sistem Belajar di Bangku Perkuliahan
Assalamualikum w w. 
Hi Sahabat Hijau. Dimanapun kalian berada, selamat pagi, selamat siang, dan selamat malam.

Kali ini aku mau membahas sesuatu yang seringkali ditanyakan oleh teman-teman calon mahasiswa. Bagaimana sih sistem perkuliahan di kampus? Ok langsung saja mari kita bahas yuk!.

Tentu sangat berbeda sistem belajar di masa sekolah dengan sistem belajar di bangku perkuliahan. Perbedaan yang sangat menonjol yaitu penerapan sikap mandiri. Saat di bangku sekolah kita dibiasakan belajar selalu dibimbing dengan intens oleh guru kita. Materi diberikan secara jelas dan gamblang kepada kita, bahkan lingkupnya sudah ditentukan jelas oleh guru kita.Sebagai contoh, saat di bangku sekolah, guru sangat baik memberikan kisi-kisi untuk ujian yang akan datang.

Nah, saat kuliah nanti tidak semua dosen bersikap demikian. Memang sih ada beberapa dosen yang sangat baik sekali membimbing kita saat berkuliah. Tapi, kebanyakan beberapa dosen mengharapkan sikap kemandirian kita. Kita diharuskan untuk belajar secara aktif bukan hanya sekedar belajar secara pasif. Belajar secara aktif maksudnya adalah kita mampu menggali sendiri lebih dalam tentang ilmu-ilmu yang telah diberikan dosen. Jika kalian saat sekolah hanya menggunakan satu buku/ literatur dari guru, nah saat di perkuliahan kamu harus dibisakan mencari secara aktif sumber-sumber lain. Sumber lain itu bisa didapat dari buku-buku di perpustakaan atau jurnal-jurnal yang tersedia di internet.

Selain kita belajar secara aktif dari literatur, kita juga diharuskan belajar secara aktif dari studi kasus – studi kasus yang ada. Kita dilatih untuk lebih peka dengan masalah-masalah yang ada disektar kita. Ini sangatlah menarik. Ini waktunya kalian memanfaatkan ilmu yang kalian dapatkan untuk memecahkan masalah yang ada disekitar kalian. Tidak harus dalam konteks masalah yang besar. Sebagai contoh yaitu penerapan pengetahuan tentang kelebihan dan kekurangan pupuk organik dan nonorganik. Kalian bisa sembari sharing dengan tetangga kalian yang berstatus sebagai petani mengenai bahaya penggunaan pupuk nonorganik. Ingat ya, kalian bukan menggurui tapi kalian belajar bareng atau bertukar pikiran dengan petani tersebut.

Lalu bagaimana dengan tugas-tugas di perkuliahan? Katanya banyak banget! Ok, sebelumnya aku mau kasih tahu ke kalian semua. Mulai sekarang hilangkan semua kecemasan itu di fikiran kalian. Buatlah tugas-tugas itu menjadi sebuah tantangan bukan sebuah beban yang akan mengganggu hidup kalian.

Tugas kuliah itu sangat unik, jika kita mengerjakannya dengan penuh beban ya pasti akan menjadi beban hidup dan hasilnya kalian akan menjadi mahasiswa yang jauh dari rasa bahagia. Tapi jika kalian menganggap tugas itu sebagai media tantangan untuk mengubah pemikiran kalian menjadi lebih aktif, niscaya kalian akan menjadi mahasiswa yang selalu semangat dan menggebu-gebu.

Jangan sekali-kali menunda tugas walaupun dateline tugas tersebut sangat lama. Biasakan cicil tugas itu sedikit demi sedikit. Walaupun sedikit yang diselesaikan tapi percaya deh pasti tugas yang dikerjakan akan lebih bermakna karena kalian mengerjakannya penuh pemikiran yang aktif. Coba bayangkan jika kalian mengerjakannya sekaligus dengan waktu yang memburu. Tugas yang dihasilkan tentunya akan mentah jauh dari pengembangan kalian. Dan aku yakin 100% sesungguhnya kalian mampu mengerjakan semua tugas dengan luarbiasa dan maksimal. Semangat!

Jika kalian dimasa sekolah menganggap tugas itu hanya sebagai media persyaratan untuk mendapat nilai, sekarang cobalah memandang sebuah tugas itu sebagai media pengembangan kita. Jangan takut nilai jelek. Takutlah jika ilmu yang didapatkan tidak bermakna. Jika kalian sudah memaknai ilmu, percayalah nilai bagus akan sendirinya mengikuti kita. 

Ok sahabat hijau demikian penjelasan perbedaan sistem belajar saat di sekolah dan sistem belajar di perkuliahan. Semua tulisan ini tidak sepenuhnya benar dikarenakan tulisan ini hanya berupa tulisan berdasarkan pengalaman pribadi. Jika dirasa bermanfaat silahkan share artikel ini ke kerabat kalian. Semangat untuk menempuh dunia perkulihan!! Sukses untuk kita semua!.

Versi PODCAS



Versi VIDEO


Sistem Belajar di Bangku Perkuliahan

Tote Bag Cosmo; Tote Berkualitas, Harga PAS!

Assalamualaikum w. w.
Hi Sahabat Hijau, kali ini saya mau memberikan informasi menarik buat kalian. Sebagai wujud mendukung kampanye mengurangi sampah plastik di duni, saya mencoba menawarkan kepada sahabat hijau mengenai suatu produk Tote Bag Keren pengganti plastik sekali pakai.

Memangnya apa sih kelebihan totebag ini?
1. Tote Bag berbahan tebal dan kualitas terbaik
2. Di dukung dengan ritsleting dari YKK yang dijamin awet tidak gampang rusak.
3. Terdapat kain halus di bagian dalam totebag yang menjaga barang-barang kita aman dari gesekan
4. Ada kantong kecilnya juga loh, cocok buat menyimpan uang, headset dll.
5. Dibuat dengan jahitan yang rapih dan kuat
6. Cocok digunakan untuk sekolah, kuliah, ataupun hang out karena memiliki design yang unik dan keren.
7. Tersedia berbagai macam motif karakter.
Spesifikasi Totebag Cosmo
ritsleting ykk

Jahitan kuat dan rapih

display toteb comso

Pilihan Motif Karakter

motif wbb blue dan wbb tosca
Motif Elephant dan Zebra
Motif Panda dan Hippo
Motif Monkey dan Cat
Motif Music Bear dan Hello Bear
Motif wbb pink

Cara Order!


Kirimkan pesan dengan format;

Nama:
No Hp:
Alamat Lengkap:
Pilihan Motif:

Kirimkan ke WA: 0822 9882 2604 

Terimakasih sahabat hijau :)

Tote Bag Cosmo; Tote Berkualitas, Harga PAS!

thumbnail Zerowaste: replace

Contoh Penerapan Gerakan Zero Waste
1. Replace (Mengganti)
Suatu gerakan mengganti segala sesuatu yang menyebabkan sampah banyak dan berbahaya dengan sesuatu yang menimbulkan sampah sedikit bahkan tidak menimbulkan sampah sedikitpun (Zero Waste).

Contoh Penerapan Gerakan Replace:
Mengganti Sedotan Sekali Pakai dengan Sedotan Stainless Steel
Data yang diperoleh dari KFC Indonesia menujukan bahawa penggunaan sampah sedotan setiap harinya jika disambungkan menjadi satu akan mencapai 16.784 KM, silahkan kalian hitung berapa banyak sampah sedotan per tahunnya.


Jika kalian masih ragu dan bertanya-tanya, Memangnya sampah sedotan sebegitu berbahayanya?
Coba kalian simak berikut adalah dampak-dampak buruk dari sampah sedotan.

1. Melukai Biota laut (Penyu)

2. Melukai Biota Laut (Ikan Paus)




Gunakan Sedotan Stainless Steel atau Sedotan Bambu
stainless steel straw
Sumber: Google

stainless steel straw
Sumber: Google

Bamboo Straw
Sumber: Google

Ayo segera budayakan HENTIKAN menggunakan sedotan sekali pakai!



Menggunakan Tote Bag (Tas) Ramah Lingkungan
Mulai sekarang coba kita biasakan mengurangi produksi kantong kresek, baik itu kantong kresek buah, plastik belanja di minimarket/ supermarket. Gantilah plastik kresek tersebut dengan tas ramah lingkungan (tote bag). Jika kalian tidak punya tote bag, kalian bisa menggunakan tas sekolah kalian. Aku pun demikian, saat belanja ke minimarket selalu membawa ransel untuk meletakan barang-barang belanjaan.
Contoh Tote Bag
Contoh Tote Bag



Sumber: Google

Buat sahabat hijau yang berminat membeli Totebag dan sedotan stainless steel di atas, teman-teman bisa klik link di bawah ini:
Sedotan Stainless Stell dan Tote Bag

Contoh kegiatan Replace dalm Gerakan Zero Waste