Radarhijau

Zero Waste, Health, Science, Movie, Business and Tips!

Latest Update
Fetching data...

Wednesday, November 10, 2021

[REVIEW] Film Eternals 2021, Kumpulan Manusia Super Pelindung Bumi

Review Film Eternals 2021


Halo semua! Buat kalian yang mau tahu mengenai film Eternals (2021) atau kalian mau nonton film ini tapi masih ragu apakah film ini bagus atau tidak, apakah film Eternals ini sesuai recommended atau tidak?! Kalian tepat sekali membaca artikel ini. Karena di artikel ini saya akan mencurahkan honnest review saya mengenai film Eternals (2021).


Genre

Film Eternals (2021) merupakan film begenre Action, Adventure, dan Fantasy. Jadi buat kalian pencinta film aksi, film petualangan, apalagi film fantasi pasti sangat suka dengan film ini. Di Indonesia sendiri, film ini termasuk ke dalam film yang dianjurkan untuk penonton di atas 13 tahun. Sebenarnya film ini tayang perdana secara global tanggal 5 November 2021, namun di Indonesia baru tayang per tanggal 10 November 2021. Film ini sempat tertunda jadwal penayangannya dikarenakan ada masalah sensor, namun akhirnya masalah sensor sudah teratasi dan film Eternals (2021) sudah bisa kita nikmati bersama di Bioskop.


Durasi Film

Film yang disutradarai oleh ChloĆ© Zhao ini berdurasi 2 jam 37 menit. Jadi lumayan puas ya nonton film ini. Mungkin periapan saja membeli cemilan dan jangan lupa buang air kecil dulu sebelum nonton, takutnya nanti kebelet malah mengganggu konsentrasi saat menonton. 


Pemain

Hal yang sangat menarik perhatian dari film Eternals (2021) dari segi pemain yaitu film ini dibintangi artis besar Angelina Jolie (sebagai Thena) dan juga yang tak kalah menggemparkan yaitu hadirnya Harry Styles yang datang memerankan karakter Eros (kerabat Thannos). 

Film Eternals (2021) ini dibintangi oleh Gemma Chan (sebagai Sersi) yang mempunyai peran penting dalam membawa alur cerita. Dan masih banyak lagi aktor-aktor lainnya.

Dari segi akting pemain, dari keseluruhan saya melihat bahwa akting nya lumayan bagus dan mengalir. Di beberapa scene juga sempat disisipi beberapa komedi kecil khas Mavel.


Cinematografi

Melihat dari kualitas visual yang dihadirkan film Eternals (2021) cukup memanjakan mata. Kita disuguhkan CGI yang begitu mulus dan menajupkan. Buat kalian pencinta fantasi tentu akan dimanjakan dengan visual-visual yang ada di film ini. 


Alur Cerita

Film Eternals (2021) ini bercerita tentang sekelompok Eternals yang mempunyai kekuatan yang unik disetiap anggotanya. Eternal-eternal ini diutus langsung oleh Arishem untuk membimbing penghuni planet (manusia) menuju hidup sejahtera dan berkembang. Tugas Eternals yaitu melindungi manusia dari serangan Deviant (makhluk buas) dan juga bertujuan untuk mengenalkan teknologi kepada umat manusia. Namun tidak sampai disitu saja, tentu banyak plot twits dan bumbu bumbu cerita lainnya yang tidak bisa saya sebutkan karena dapat menimbulkan spoiler.

Dari segi cerita, film ini lumayan bisa dinikmati dan dicerna. Alur cerita tidak begitu membingungkan. Tapi untuk saya yang suka dengan alur cerita yang kompleks, tentu alur cerita Eternals ini belum memuaskan dan belum membuat saya berdecak kagum.

Oh iya, setelah film ini selesai, jangan buru-buru beranjak dari kursi bioskop ya, karena di akhir credit ada post credit yang paling ditunggu-tunggu. Ssst.. Post creditnya ada 2!


Ratings

Menurut penilaian pribadi film ini saya berikan rating 7/10. Ini cukup recommeded di tonton menemai waktu senggang kalian. Selamat menonton.


Read More

Sunday, November 7, 2021

Cara MUDAH! Mengurus Roya Mandiri di BPN (Badan Pertanahan Nasional)

Cara mudah urus roya di BPN


Pengertian Roya

Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai Cara Mengurus Roya, ada baiknya kita perlu tahu dulu apa yang dimaksud dengan kata Roya. Istilah singkatnya, Roya adalah pencoretan. Roya adalah pencoretan hak tanggungan di buku tanah dan sertifikat hak atas tanah yang semula dijadikan jaminan. Pencoretan atau roya ini dilakukan oleh oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

Nah, buat kalian yang sebelumnya menggunakan sertifikat tanah sebagai jaminan (pinjaman uang, dll) dan sudah menunaikan pembayaran dan ingin mencoret tanggungan yang ada di sertifikat tanah, kalian harus melakukan roya di BPN.

Contoh kasus, saat itu sodara saya meminta bantuan saya untuk mengajukan pemecahan sertifikat tanah karena sebagain tanahnya sudah dijual kepada orang lain. Saat saya coba mengajukan pemecahan sertifikat ke pihak BPN ternyata sertifikat tanah sodara saya ini masih terdapat tanggungan di salah satu bank swasta padahal semua kewajiban sudah selesai dengan pihak bank namun ternyata sertifikat belum di roya. Akhirnya pihak BPN mengharuskan saya untuk melakukan roya terlebih dahulu.


Persyaratan Pembuatan Roya

Saat ini kita sudah tahu apa itu roya dan fungsi roya. Lanjut kita bahas persyaratan apa saja yang diperlukan untuk mengurus roya. Persyaratan yang harus disiapkan untuk mengurus roya di BPN yaitu:

  1. Surat Kuasa bermaterai 10.000 (jika kondisinya kalian mengurus surat tanah yang bukan atas nama kalian sendiri)
  2. FC KTP pihak yang berkuasa
  3. FC KTP+KK pemilik
  4. Sertifikat Asli
  5. Sertifikat Hak Tanggungan
  6. Surat Pengantar Roya dari Bank terkait (institusi terkait tanggungan)
  7. Map Roya, biasanya berwarna biru muda (ini disediakan oleh pihak BPN, kalian bisa minta ke security yang jaga di loket BPN)
  8. Lampiran 13 bermaterai 10.000  yang harus kita isi (ini juga disediakan oleh pihak BPN)

Lampiran 13


Proses Mengurus Roya

Setelah kita sudah melengkapi persyaratan roya, selanjutnya kita hanya menunggu nomor antrian kita dipanggil. Saat dipanggil barulah persyaratan yang sudah kita bawa di cek oleh petugas pengcekan. Setelah dirasa semua persyaratan lengkap dan valid, selanjutnya kita diarahkan untuk melampirkan berkas tadi ke petugas yang menerima berkas. Sudah selesai, tinggal kita menunggu Whatsapp atau email dari pihak BPN yang mengirimkan Surat Perintah Setor (SPS).


Map Roya


Biaya Roya

Lalu selanjutnya mengenai biaya mengurus roya, apakah mahal? Nah, untuk biaya mengurus roya ini akan diberikan melaui Whatsapp atau email. Kita akan dikirmkan sebuah pesan yang isinya berupa Surat Perintah Setor (SPS). Di dalam SPS tersebut terdapat nomor berkas kita, keterangan pemohon, biaya administrasi roya yang harus dibayarkan beserta 15 nomor virtual account pembayaran. Biaya yang diperlukan untuk mengurus roya hanya sebesar Rp. 50.000,- saja.


Cara Pembayaran Surat Perintah Setor

Kalian bisa melakukan pembayaran melalui ATM Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI.

Melalui Bank BCA

  1. Masukan kartu ATM dan PIN
  2. Pilih menu Transaksi Lainnya
  3. Pilih menu Pembayaran
  4. Pilih menu MPN/Pajak
  5. Pilih menu Penerimaan Negara
  6. Masukan 15 nomor virtual account
  7. Cek kembali nominal pembayaran
Berikut adalah link download tutorial pembayaran dari bank lainnya.

Hasil Roya

Setelah kita selesai melakukan pembayaran, jangan lupa simpan Receipt ATM sebagai barang bukti pembayaran yang sah (bisa juga di FC agar text yang terdapat di Receipt ATM tidak mudah pudar). Selang beberapa hari, kita akan mendapatkan konfirmasi pesan lai dari whatsapp atau email yang memberitahukan bahwa transaksi pembayaran kita berhasil.

Oh iya, kalian bisa pantau perkembangan proses roya kalian melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Aplikasi Sentuh Tanahku bisa di download melalui Play Store (android) dan App Store (iOS).

Setelah kita mendapatkan pesan yang berisi pemberitahuan bahwa proses roya telah selesai, barulah kita ke kantor BPN kembali untuk mengambil sertifikat asli yang sudah di roya.


Okey, itulah sedikit infromasi mengenai cara mudah mengurus roya. Semoga bermanfaat. Terimakasih.
Read More

Friday, November 5, 2021

Naik Kereta di Masa Pandemi

Naik Kereta di Masa Pandemi


Di masa pandemi ini mungkin banyak sekali teman-teman yang sedang mencari informasi bagaimana syarat administrasi yang harus dipenuhi saat berpergian jauh, salah satunya yaitu saat kita ingin pergi jarak jauh menggunakan fasilitas kereta api. Kalian tepat sekali membaca artikel ini karena di artikel ini saya akan berbagi pengalaman saya saat pergi ke luar kota menggunakan kereta api.

Di Bulan Oktober 2021 saya diharuskan untuk pergi ke Semarang untuk keperluan bisnis. Adapun lokasi saya saat itu berada di Cikarang Kabupaten Bekasi. Saya memesan tiket perjalanan kereta api dari stasiun Gambir (Jakarta) menuju stasiun Tawang (Semarang) Saya naik kereta eksekutif argo Bromo Anggrek.

Persyaratan saat naik kereta api jarak jauh yaitu kita diwajibkan untuk membawa persyaratan tambahan berupa surat hasil tes antigen (berlaku 24 jam) atau bisa juga membawa surat hasil tes PCR (berlaku 48 jam). Kalian bisa melakukan tes antigen/PCR di klinik terdekat atau pun kalian bisa menggunakan jasa tes antigen yang sudah disediakan oleh pihak KAI (Kereta Api Indonesia).

Harga tes antigen di klinik kisaran Rp.80.000,- s/d Rp.100.000,-. Kalian juga bisa booking tes antigen/PCR melali aplikasi Halodoc, tiket.com, traveloka, dll. Nah, untuk saya sendiri waktu itu saya menggunakan jasa tes antigen yang disediakan KAI. Harga tes antigen di KAI yaitu Rp.45.000,-.

Hari itu, kereta saya berangkat hari jumat pukul 4 sore. Saya memutuskan pergi ke Jakarta jam 8 pagi dari Cikarang menggunakan jasa KRL commuter line. Saya ambil line Bekasi dan turun di stasiun Gondangdia kemudian naik ojek online menuju stasiun Gambir (oh iya, untuk KRL ini tidak bisa berhenti di stasiun Gambir, oleh karena itu saya turun di stasiun terdekat yaitu di stasiun Gondangdia).

Sekitar jam 9.30 pagi saya sampai di stasiun Gambir. Saya meutuskan untuk sarapan terlebih dahulu di CFC. Beres sarapan, saya langsung menuju mesin cetak tiket dan dilanjutkan menuju tempat tes antigen. Saat tiba di lokasi tes antigen, kita diwajibakan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan mengisi biodata nama, nomor HP dan nomor tiket. Blanko tersebut kemudian kita berikan ke bagian kasir untuk ditukar dengan satu set alat swab antigen dengan harga yang harus dibayar yaitu Rp.45.000,-. Kebetulan pagi itu masih sepi, selang beberapa menit saya langsung dipanggil untuk maju ke bilik swab. Prosedur swab berupa pengambilan sampel dari kedua lubang hidung kita (ini tidak sesakit yang dibayangkan kok). Setelah proses swab selesai, saya diharuskan menunggu hasil swab sekitar 30 menit. Tidak sampai 30 akhirnya hasil swab antigen saya jadi, saya pun dipanggil oleh petugas untuk mengambil hasil tes tersebut. Hasil ter saya waktu itu Alhamdulillah negatif.

Loket Pembayaran Swab Antigen di Stasiun Gambir

Bilik Swab Antigen

Tiket Kereta Api dan Hasil Antigen


Setelah melakukan swab antigen, saya langsung bergegas meuju masjid di area stasiun gambir sembari menunggu waktu sholat jumat. Selesai sholat jumat, karena masih banyak waktu akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke starbuck sambil buka laptop mengerjakan pekerjaan saya.

Saat sudah masuk ke gerbong kereta, selang beberapa menit petugas akan memberikan sebuah kit yang berisi tisu basah steril dan masker (ini lumayan membantu disaat musin pandemi seperti ini). Oh iya di argo Bromo Anggrek terdapat kantin juga loh, kalian yang ingin membaca santai di kereta sambil nyemil-nyemil cantik, kalian bisa cobain nongkrong di kantinnya. Saat ini penumpang kereta api jarak jauh sudah bisa duduk bersebelahan. Oh iya di kereta api KAI juga disetiap gerbongnya disediakan air furifier bersinar UV yang fungsinya untuk meminimalisir proses penularan virus COVID-19.

Kit covid care

Bakmi Jawa di Kantin Kereta


Saat pulang kembali dari Semarang menuju Jakarta, prosedur tes antigen di stasiun Tawang sedikit berbeda. Di sini alurnya yaitu kita mengambil nomor antrian yang ada barcode nya yang harus kita scan untuk mengisi biodata kita dan barulah kemudian membayar biaya administrasi. Mengenai harga tes swab antigen di stasiun Tawang itu harganya sama yaitu Rp.45.000,-.

Loket Pembayaran Swab Antigen di Stasiun Tawang


Oke. Itulah sedikit pengalaman saya waktu pergi keluar kota di musin pandemi menggunakan kereta api jarak jauh. Semoga Bermanfaat.



Read More

Tuesday, November 2, 2021

PENGALAMAN BAYAR E-TILANG

PENGALAMAN BAYAR E-TILANG

Kali in saya ingin berbagi pengalaman saya waktu kena tilang. Suatu ketika di hari yang cerah, saya dan teman saya memutuskan untuk pergi ke kafe yang lokasinya di dekat kampus president university. Entah setan apa yang membisiki bahwa saya harus segera bergegas pergi ke lokasi tanpa sadar tidak membawa helm (parahnya saya dan teman saya tak pakai helm) jujur biasanya saya kemana pun selalu pakai helm. Mungkin karena terlalu euforia dan terburu buru.

Saat memasuki jalan KH Dewantara tiba tiba ada pengendara nyapa kita berdua dan berbisik samar, hingga pada akhrinya saya sadar bahwa pengendara itu mencoba memberi tahu bahwa di depan ada razia kendaraan bermotor. Langsung seketika panik dan melipir ke pinngir jalan. Tak disadari bahwa kita berdua ternyata melipir ke samping depan polsek. Ya sudah, pasti kalian tahu apa yang selanjutnya terjadi.


Kena Tilang

Singkat cerita, akhirnya kita berdua di tilang dengan pasal Pasal 106 Ayat 8 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, karena kita tidak menggunakan helm. Saya diberikan surat tilang warna biru dan STNK saya pun disita sebagai jaminan. Sejauh ini saya cari informasi mengenai perbedaan surat tilang biru dan merah yaitu terletak pada sikap kepengakuan si pelanggar. Jadi jika kita memang mengaku bersalah, pihak polisi akan memberikan surat tilang warna biru dan jika kita masih beralasan bahwa kita tidak salah, pihak polisi akan memberikan surat tilang warna merah. Jika pelanggar mendapatkan surat tilang warna biru, katanya sih akan mendapatkan pesan SMS tilang online (sama dengan saya sendiri menapat SMS tilang online). Tapi saya tidak tahu untuk pelanggar yang mendapatkan surat tilang merah apakah mendapat SMS tilang onlie atau tidak. Mungkin buat kalian yang punya pengalaman mendapatkan surat tilang warna merah bisa berbagi cerita di kolom komentar.

Surat Tilang Biru


#

Kali ini saya akan membahas tentang SMS tilang online tersebut. Selang beberapa hari, tiba-tiba saya mendapatkan SMS dari E-Tilang (oh iya pas hari H ditilang, saya diharuskan mengisi nomor handphone di surat tilang, dari situlah pihak e-tilang tahu nomor handphone saya). Di dalam SMS tersebut terdapat informasi nomor tilang (nomor tilang ini sesuai dengan nomor yang ada di surat tilang yang kita dapat dari pihak polisi). Di SMS itu juga terdapat link yang isinya berupa webstite e-tilang yang berfungsi untuk mengecek besaran denda yang harus dibyar. Akhirnya saya klik link tersebut dan langsung kaget! Saya diharuskan membayar uang titipan denda sebesar 500 ribu! Di situ ditulis jelas juga virtual account (BRIVA) untuk pembayarannya. Berikut adalah rincian mengapa saya harus membayar denda titipan sebesar 500 ribu.

1) Pengemudi tidak memkai helm
Terkena Pasal 106 Ayat 8 UU LLAJ =  Rp. 250.000,-

2) Pengemudi membiarkan penumpang tidak memakai helm
Terkena Pasal 106 Ayat 8 UU LLAJ =  Rp. 250.000,-

"Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat 8, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu”

SMS E-Tilang

Perasaan capur aduk karena saya sadar betul bahwa uang 500 ribu itu tidak sedikit, akhirnya saya coba searching sana sini di google tentang pengalaman orang-orang saat harus membayar e-tilang. Ternyata rata-rata orang-orang tidak membayar full denda maksimum. Nominal denda di webstite hanya berupa estimasi denda maksimum saja, nominl denda asli akan muncul saat sidang tilang dimulai.


Cara Bayar E-Tilang

Dari hasil info yang saya dapatkan di google, ada dua cara dalam pemabyaran e-tilang ini. Pertama kalian bisa bayar langsung denda maksimum sesuai dengan info di website melalui BRIVA. Kedua kalian bisa tunggu sampai hari H, nanti virtual account BRIVA akan berubah dan tentu nominalnya juga akan berubah sesuai denda asli putusan dari sidang. Dikarenakan saya tidak mau ambil risiko dan terlalu patuh engan pesan SMS yang mengatakan harus bayar H-4, akhirnya saya bayar 500 ribu.

Cara membayar tagihan BRIVA, kalian bisa bayar melalui agen BRIlink, atau bisa juga melalui ATM bersama. Harus di catat ya, wajib ada bukti pembayaran. Sebisa mungkin jika ingin membayar melalui ATM, harus cari ATM yang kertas nota nya tersedia. Karena bukti pembayaran inilah yang dipakai untuk mengambil jaminan yang disita pihak polisi. Kertas yang terdapat di ATM jenisnya adalah kertas karbon yang kita tahu bahwa text di kertas akan menghilang seiring berjalannya waktu, oleh karena itu kita wajib segera fotocopy kertas nota itu untuk jaga-jaga

Cara bayar denda E-Tilang lewat ATM BRI

  1. Masukan kartu ATM dan PIN. 
  2. Pilih menu Transaksi Lain > Pembayaran > Lainnya > BRIVA
  3. Masukkan 15 angka BRIVA.
  4. Di laman konfirmasi, cek kembali nama dan nominal denda.

Cara bayar denda E-Tilang lewat ATM lain

  1. Masukan kartu ATM dan PIN. 
  2. Pilih menu Transaksi Lain > Transfer > Transfer ke rek. bank lain
  3. Masukkan kode Bank BRI (002) + 15 angka BRIVA.
  4. Masukan nominal sesuai jumlah denda yang akan dibayarkan
  5. Di laman konfirmasi, cek kembali nama dan nominal denda.
Bukti Pemabyaran Tilang


Hari H sidang tilang

H-1 sidang tilang saya coba cek kembali update tilang saya di  website yang link nya tersedia di SMS. Ternyata saya hanya mendapatkan denda sebesar 69 ribu saja beserta biaya admin seribu rupiah dan saya berhak mengambil uang sisa titipan sebesar 430 ribu. 

Denda Hasil Sidang Tilang

Saat kita akan mengambil barang jaminan di kejaksaan tempat kita sidang tilang hal yang harus dibawa yaitu bukti pemabyaran e-tilang (asli dan FC 2 rangkap), FC KTP 2 rangkap. Pengambilan barang jaminan dimulai jam 9 pagi. Oh iya jangan lupa ya harus menggunakan pakaian sopan dan celana panjang (ini juga saya baru sadar saat diperjalanan sedikit merasa aneh, kok saya pakai celana pendek. Karena ragu akhirnya saya coba cari info di google dan ternyata harus memakain celana panjang, akhirnya saya melipirlah ke tukang loundry langganan saya karena saya ingat hari ini bertepatan dengan jadwal ambil laundry).

Jika kalian mempunyai hak untuk pengambilan sisa uang tilang, kalian wajib meminta surat pengantar pengambilan uang sisa tilang yang ditujukan ke Bank BRI. Suart inilah yang menjadi syarat kalian bisa ambil uang sisa.


Pengambilan Uang Sisa Tilang

Setelah kalian mendapatkan surat pengantar dari kejaksaan barulah bisa mengambil uang sisa tilang. Di hari yang sama, saya langsung menuju Bank BRI terdekat dari kejaksaan. Saat bertanya ke satpam, ternyata saya ditolak dengan alasan bahwa pengambilan sisa uang tilang tidak bisa di ambil di hari H sidang tilang. Saya diharuskan datang kembali H+1 hari kerja selanjutnya. Kebetulan hari itu adalah hari Jumat, dan Pa satpam bilang agar datang kembali hari Senin.

Hari Senin pun tiba, akhirnya saya memutuskan ke Bank BRI dekat rumah. Saya datang jam 10 pagi dan antrean sudah panjang. Sekitar 30 menit saya antre akhirnya saya bisa menemui pihak Bank dan ternyata ditolak! Pengajuan saya ditolak dikarenakan surat pengantar yang saya dapatkan dari pihak kepolisian berupa fotokopi (hitam putih tidak berwarna) dan pihak Bank hanya menerima dokumen asli. Saya pun bingung, ini sebenarnya salah siapa. Karena saya sudah malas dan lelah saat menunggu antrean, saya pun malas untuk berdebat dan memutuskan pergi ke cabang BRI lainnya (oh iya, pengambilan sisa tilang harus di cabang Bank BRI tempat kalian sidang tilang ya, contoh kasus saya bisa ambil di cabang BRI Cikarang, soalnya di surat pengantar tersebut ditujukan kepada ketua cabang Cikarang).

Saya pun sampai di Bank BRI cabang Tegal Danas. Di sini malah pihak Bank kebingungan dengan maksud saya yang mau ambil uang sisa, kata mereka sih mereka belum pernah melayani transaksi seperti ini. Akhirnya iseng-iseng saya coba scan kode QR yang ada di pojok kanan bawah surat pengantar. Tada!! Saya langsung masuk ke web mengenai tutorial cara mengambil uang sisa tilang.

Jadi kawan, ternyata ada dua cara loh untuk mengambil uang sisa tilang. Pertama bisa ambil secara langsung di Bank BRI (ternyata di web itu tersedia juga file asli yang berwarna, tinggal kita download dan print. Kalau saja pihak kepolisin memberi tahu tentang hal ini pasti tidak akan seribet ini) dan cara yang kedua yaitu uang bisa di transfer ke rekening kita dengan cara input data di web tersebut. Saya pun mencoba memakai cara kedua, dan web nya error. Sedih dan capek rasanya. Akhirnya saya pun pergi ke tukang print dan memutuskan untuk mencetak file surat pengantar yang saya download dari web. Dikarenakan saya sudah lelah, saya pun memutuskan untuk mengambil uang sisa di keesokan harinya yaitu di hari selasa.

Hari Selasa pun tiba. Saya memutuskan untuk pergi ke Bank BRI pertama yang dekat dengan kejaksaan. Saya datang jam 12.40. Dikarenakan jam operasional Bank dimulai lagi jam 13.00 akhirnya saya menunggu. Singkat cerita akhirnya saya masuk ke dalam Bank. Saya acungkan jempol untuk Pak Satpam Bank BRI Cabang ini dikarenakan friendly dan ramah. Akhirnya saya langsung diarahkan untuk mengisi kwitansi sesuai dengan contoh (nah di meja ternyata sudah ada contoh cara pengsisian kwitansi khusus pengambilan uang sisa tilang. Akhirnya saya langsung menuju teller dengan membawa surat pengantar, kwitansi khusus, dan KTP asli. Sampai di teller, berkas saya ditolak! Kwitansi harus disertai materai. Pak satpam pun bingung, ternyata kemarin-kemarin orang yang ambil tidak pakai materai, baru kali ini saja saya ditegur harus pakai materai. Akhirnya saya tanya, apakah di sini menyediakan materai? Dan ternyata tersedia. Akhirnya saya pun mendapatkan uang sisa tilang saya sebesar 420 ribu (potong 10 ribu untuk biaya materai).

Surat Ambil Sisa Titipan Denda


Simpulan

Cukup menguras tenaga, waktu dan emosi ya ternyata kasus tilang ini. Kapok saya, capek ngurusinnya. Buat kedepan saya akan selalu lebih teliti dan hati-hati dalam berkendara. Buat kalian juga ya, jangan sampai seperti saya. Capek tahu urusin tilang ini. Yaudah, sekian dari saya. Semoga kisah ini bermanfaat buat kita semua.

End


Read More

Sunday, February 21, 2021

Mencicipi Tahun 2021

Mencicipi Tahun 2021

Hi guys! 

Di artikel kali ini saya coba berbagi sepenggal cerita rasanya mencicipi tahun 2021. Setidaknya sampai tulisan ini dibuat, saya sudah hampir melewati 2 bulan di tahun 2021. Seperti yang kita rasakan bersama bahwa tahun sebelumnya yaitu di tahun 2020 merupakan tahun terberat untuk kita semua. Tamu tak diundang mengacaukan semua planning kita di tahun 2020. Siapa lagi kalu bukan si covid-19. Apalagi bagi kita-kita yang sedang memasuki zona quarter life crisis. Tiap malam pasti deh selalu overthinking tetang hidup ini. Tentu dengan adanya pandemi ini kita harus dituntut agar lebih ekstra lagi mempersiapkan strategi baru dalam menyusun planning ke depan baik itu untuk karir ataupun pendidikan.

Di tahun baru 2021, jujur saya tidak menuliskan resolusi apapun. Difikiran saya hanya satu yaitu saya harus menghasilkan uang!

Banyak cara yang sudah saya lakukan. Mulai dari freelance desain, melamar pekerjaan parttime seperti barista, sampai nekad melamar pekerjaan full time (padahal posisi sedang menyusun tugas akhir). Terlebih tekanan dari keadaan ekonomi keluarga yang menuntut saya "segera mandiri". Sempat rasanya mau nyerah, tapi saya yakin semua ini adalah salah satu proses sejarah yang saya harus alami dan lewati.

"Rejeki itu tidak akan kemana" kalimat itu benar-benar terjadi di dalam hidup saya. Di hari jumat saya mendapatkan pesan WA dari salah satu nomor yang tak dikenal. Isi pesannya berupa info pemanggilan interview kerja. Tapi saya fikir ini adalah penipuan, karena nama perusahaan yang disebutkan adalah perusahaan yang tak pernah saya apply. Dan seketika saya ingat pernah menitipkan CV kepada rekan saya (Sebut saja namanya Indra). Oh God! ternyta hal yang tak difikirkan malah datang, sedangkan nama-nama perusahaan yang saya apply tak ada satupun yang menghubungi.

Akhirnya setelah mengatur jadwal interview, tibalah di hari H yaitu hari Senin. Interview berjalan seperti biasanya. Dan ternyta di hari selasa ada interview lanjutan. Sempat kaget karena di interview hari kedua menggunakan bahasa inggris, tidak ada perisapan yang matang terlebih keahlian bahasa inggrisku standar. Dari situ saya berfikir bahwa tidak ada lagi kata untuk menunda untuk belajar berbahasa inggris lagi. Sedikit tamparan keras untuku.

Singkat cerita akhirnya saya diterima di perusahaan tersebut. Oh iya perusahaan itu bergerak di bidang garment yang menghasilkan produk baju dan soft toys (boneka). Hal yang paling di syukuri adalah lokasi perusahaan hanya 45 menit dari rumah saya di Subang.

Tahun 2021 sepertinya tahun yang bersejarah bagiku. Di tahun ini saya melangkahkan ke dunia baru yaitu di dunia karir. Sungguh ini langkah besar. Seperti yang djelaskan di awal, posisi saya saat ini masih menyusun tugas akhir untuk study ekstensi S1 saya. Tentu saja saat ini karir merupakan prioritas pertama. Untuk masalah study, alhamdulillah masih bisa di handle. Kuliah online ini menurutku sangat menguntungkanku karena tak harus tatap muka di ruang kelas. Jadi di saat libur kerja saya bisa  menyempatkan diri untuk sedikit demi sedikit menyelesaikan tugas akhir.

Oh iya saya bekerja di bagian departemen compliance. Singkatnya copliance itu merupakan departemen di suatu perusahaan yang memiliki jobdesk untuk melakukan pemenuhan terhadap regulasi yang dijalankan suatu perusahaan, baik itu regulasi lokal maupun regulasi internasional yang diminta oleh buyer (buyer requirement). Untuk lebih jelasnya mengenai compliance, Insyaa Allah saya akan coba berbagi informasi tentang dunia compliance.

Satu hal yang menurut saya adalah moment magic dari Tuhan yaitu saat saya mencari indekost. Hari senin tanggal 25 Januari 2021 merupakan hari pertama saya kerja. So, di hari minggu saya pergi dari rumah menuju lokasi perusahaan. Saya mencari indekost di sekitar peruahaan (saat itu hujan lumayan awet dari pagi sampai sore). Muter-muter cari sana-sini belum ada yang cocok. Akhirnya saya tanya ke sebuah warung perihal info indekost. Akhirnya saya diantar ke arah indekost. Waw ibu kots nya baik banget. Fasilitas kost juga lengkap banget. Ada TV, kasur, bantal, guling, lemari tv, lemari baju, kipas angin, kasur lantai, kamar mandi dalam, lengkap deh. Terlebih Ibu kost juga menawarkan untuk membayar setengah harga dulu juga tidak masalah, sisanya bisa dibayar saat gajian tiba. Saya yakin semua berkah ini saya dapatkan dari buah sabar selama ini, dan ini merupakan campur tangan Tuhan. Oh iya harga kost di daerah subang cukup terjangkau yaitu hanya 500 ribu/ bulan saja.

Ok guys, mungkin itu saja sedikit cerita yang saya ingin bagikan.

Pesan dari saya cuma satu, terus berusaha, doa dan SABAR. Jika usaha dan doamu belum membuahkan hasil, percayalah semua itu bukan berarti doa dan usahamu sia-sia tapi doa dan usahamu sedang di tabung dan akan diberikan ke kamu di moment yang tepat.

Read More

Saturday, November 28, 2020

Pengalaman Service Iphone di iBox Dago Rp. 0,- Diganti Unit Baru!

Selamat siang, hallo semua!

Pengalaman service iPhone di iBox


Hari ini, Sabtu 28 November 2020 di Bandung cucanya gerimis-gerimis romantis. Setelah sekian lama saya meninggalkan Kota Bandung dikarenakan wabah Covid-19, akhirnya saya datang kembali mengunjungi Kota Kembang ini. Tak lain, keperluan yang mendorong saya singah di Bandung yaitu untuk memperbaiki iPhone saya yang rusak (sekalian melepas kangen Kota Bandung sih hehe).

Jadi buat kalian yang sedang mencari informasi bagamana cara service di iBox, bagaimana cara claim garansi iPhone di iBox?, berapa biaya service iPhone di iBox?, berapa lama durasi waktu service iPhone di iBox? Kalian tepat sekali menemukan artikel ini.

Singkat cerita, iPhone saya setelah melakukan update iOS 14.2 tiba-tiba hang dan black screen. Awal sedikit panik, hingga akhirnya Saya coba searching-searching di mbah google cara mengatasi iPhone yang black screen. Munculah cara-cara dari situs resmi apple sampai situs blogger. Saya sudah mengikuti langkah-langkah yang telah di tunjukan, mulai dari hard reboot, install ulang OS melalui iTunes, recovery melalui iTunes, semuanya NIHIL alias tidak ada hasil. iPhone saya tetap stuck di logo Apple bahkan bar progress recovery pun tidak muncul sama sekali. Sangat melelahkan, jujur Saya mencoba hal tersebut sudah beberapa kali sampai 3 hari berturut-turut begadang demi kondisi iPhone kembali normal.

Situs apple support:

https://support.apple

https://support.apple.com/id-id/HT210616

Selain mencari info melalui mbah google, saya juga berikhtiar di jalan lain yaitu menelfon apple center Indonesia. Respon apple Indonesia jujur ramah dan komunikatif, namun sayang sekali petunjuk yang diberikan apple center semuanya sudah saya lakukan sebelumnya. Akhirnya jalan terakhir yaitu mendatangi apple service terdekat. Lokasi apple service terdekat dari rumah yaitu iBox Dago.

Sebelum saya pergi ke iBox Dago, saya coba cari tahu dulu dong infromasi service di iBox bagaimana. Akhirnya teman saya punya teman yang kerja di iBox Dago, berdasarkan kendala yang sudah saya ceritakan, katanya estimasi biayanya sekitar 350 ribu rupiah (jujur ini lumayan banget buat jajan) dan katanya bisa selesai cuma satu hari saja. Saya pun menanyakan ulang, perihal jika garansi masih berlaku apakah masih bayar atau free, dan jawabannya tidak memuaskan (kurang tahu, coba tanyakan ke bagian service langsung).

Saya sedikit  khawatir, dikarenakan saya memberli iPhone 7 plus ini di Tokopedia (toko resmi tentunya dan berlabel "garansi iBox"). Namun, setelah saya cek serial number iPhone saya ternyata benar saya di cover garansi selama 1 tahun. Tapi tetap saja masih harap-harap cemas.

Akhirnya setelah uang terkumpul, Saya pun meluncur ke Kota Bandung. Setelah saya sampai di iBox dago, saya masuk dan langsung mengisi form antrian (nama, jenis device, dan masalah device). Kondisi saat itu tidak terlalu ramai, saya hanya menunggu 2 orang di atas saya saja. Nama Saya pun dipanggi, dan pihak iBox mengatakan bahwa perihal claim garansi harus ditunggu dulu karena harus di cek kondisi iPhone saya. Jika ada indikasi permasalahan dikarenakan adanya kecerobohan seperti jatuh, tercebur dll ini auto claim garansi ditolak. Saya pun mengisi form service. Kaget banget estimasi waktu perbaiaknnya 30 hari! Jujur sih untuk orang yang tidak mempunyai handphone cadangan akan kewalahan.

Akhirnya iPhone saya diserahkan ke pihak iBox dan syarat utamanya yaitu harus mematikan "find my iPhone". Oh iya, proses service ini pisa kita tracking perkembangannya melalui situs service iBox https://aasp.ibox.co.id/ dengan memasukan nomor ESO yang tertera di form service. Dan satu hal lagi, ketika kita picup iPhone kita, form service HARUS DIBAWA!. 

Singkat cerita (dari tadi singkat cerita mulu tapi panjang bgt ceritanya wkwk maafkan), hanya sekitar satu minggu iPhone saya sudah bisa di ambil. Seneng banget!! dan ternyata TIDAK BAYAR SAMA SEKALI alias Rp.0,- Alhamdulillah.

Dan... Alhamdulillahnya lagi, iPhone saya diganti unit baru. iPhone Saya pun kembali mulus guys! hehe. dan garansi ihone untit baru ini 3 bulan, tapi jika garansi utama kita lebih besar dari 3 bulan tersebut maka garansi yang berlaku garansi utama kita. Oh iya masalah data-data kita di iPhone yang tidak ter backup di iCloud tentunya akan hilang ya teman. Tapi ini tidak masalah bagi saya, karena saya sudah biasa backup data handphone sebulan sekali (data dipindahkan ke laptop/ hard disk).

Setelah saya registrasi di iphone baru, ternyata iOS yang terpasang masih iOS 13, niat hati ingin update ke IOS 14 lagi tapi takut crash lagi (trauma wkk) Akhirnya saya meminta bantuan ke pihak iBOx apakah bisa membantu saya dalam update iOS. Dan ternyata bisa, tapi kemungkinan ada tambahan biaya 300 ribu an kata mbak fornt desk nya (Saya kaget!!). AKhirnya saya nanya, apakah bisa free jika garansi masih ada? lalu mbak nya coba mengecek terlebih dahulu. The ending yaitu FREE guys! hehe. Alhamdulillah lagi.

Berikut adalah screenshoot proses service iPhone saya.

screenshoot proses service iPhone

Info tambahan buat kalian yang tidak memiliki garansi, ini gambaran biaya service di iBox Dago. Waktu itu saya meminta izin untuk mempotret info ini.

Selamat Datang di iBOX

Estimasi Biaya Service di iBOX


Read More

Friday, October 30, 2020

TIPS KULIAH ONLINE


Tips Kuliah Online
Hi Sahabat hijau! Apa kabar semuanya? Buat yang belum kenal, perkenalkan saya Riki, penulis radarhijau. Di postingan ini saya akan berbagi tips melaksanakan kuliah online. Seperti yang kita ketahui bahwa sudah hampir satu tahun ini kita berjuang bersama menghadapi wabah COVID-19. Banyak tantangan yang dihadapi mulai dari kesehatan, perekonomian, sampai ke ranah pendidikan.



Belajar secara online tentu mempunyai tantangan tersendiri. Bagaimana cara mengatur waktu, mengatur mood, bahkan mengatur mental saat melakukan kegiatan kuliah atau belajar online itu sangat penting. Alih-alih kita mendapatkan ilmu saat belajar online, malah kita mendapatkan tekanan yang luar biasa. Lalu bagaimana cara untuk tetap semangat dan menggebu saat belajar online? Berikut saya tulis beberapa tips melakukan kuliah online atau belajar onlien.

1. Megatur Jadwal Kegiatan yang Realistis

Di sini saya tidak memaksa kalian untuk menyisihkan waktu yang banyak untuk terus menerus belajar. Tapi yang sangat ditekankan adalah waktu yang "serius" yang bisa kalian pertanggung jawabkan untuk belajar. Cobalah memulai untuk membagi 24 jam waktu kalian menjadi beberapa bagian waktu prioritas.
Apa saja pembagian waktu prioritas tersebut? Nah kalian bisa membagi 24 jam waktu kalian menjadi:
- Waktu untuk kegiatan urgent,
digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas deadline. Oh iya, kalian harus sering-sering buka e-learning kampus ya.. jangan sampai ada deadline yang terlewat karena lupa. Bila perlu minta bantuan teman untuk saling emngingatkan deadline tugas.
- Waktu untuk kegiatan penting,
digunakan untuk mengerjakan tugas rutinitas (tugas cicilan)
- Waktu untuk kegiatan tidak penting,
digunakan untuk bersantai, bermain game, chatting bersama teman, dll.

atau kalian bisa menerapkan pembagian waktu berdasarkan video dari Hutata berikut ini:


2. Persiapkan Atmosfer Belajar Ternyaman Kalian

Ini yang terpenting! Sebelum memulai belajar cobalah perisapkan segala sesuatu keperluan belajar terleih dahulu seperti snack favorit kalian, laptop dalam kondisi standby (sudah menyala siap pakai), aroma ruangan yang kalian suka, buku pelajaran yang akan digunakan, quota internet lancar untuk browsring, pulpen yang lancar, playlist music (khusus buat kalian yang suka belajar sambil dengerin musik). Waktu persiapan tidak termasuk ke dalam waktu belajar!! so.. persiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu, barulah mulai belajar.

3. Persiapkan Jaringan Internet yang Mumpuni

Pilihlah provider atau wifi terbaik kalian, cari tempat yang mempunyai sinyal bagus untuk menunjang kegiatan belajar online kalian.

4. Mandi Dulu

Jika kalian kuliah pagi, sumpah wajib mandi dulu. Bukan apa apa, tapi ini buat kalian fresh banget! Jika tidak percaya, coba buktikan sendiri. 

5. Beri Apresiasi atau Reward untuk Diri Kalian Sendiri

Asli ini penting banget! Minimal seminggu sekali kalian beri hadiah ke diri kalian sendiri. Bentuk hadiah tersebut bisa berupa tidur siang, makan ice cream kesukaan, santai nonton film, belanja online, atau sekadar voice call atau video call berjam-jam dengan teman kalian. Ucapkan terimakasih ke diri kalian, terimakasih tas usaha keras selama satu pekan dalam melakukan kegiatan kuliah online. Sekecil apapun capaian dalam satu pekan, selalu ingat untuk berterimakasih ke diri sendiri. Sekali lagi tips ini harus dilakukan ya teman, ini penting.

Intinya selama kuliah online, sebisa mungkin kita juga harus menjaga flow mood kita, tetap menjaga perasaan diri sendiri. Jika dirasa harus berhenti sejenak dan beristirahat, lakukanlah.. beristirahatlah sejenak, barulah kita mulai lagi berjuang. Oke? Sip!

Oke sahabat hijau, itulah 5 tips yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat ya.
salam.
Read More